Erdogan Peringatkan Putin: Ketegangan di Suwayda Suriah Bisa Guncang Stabilitas Regional


 Erdogan Peringatkan Putin: Ketegangan di Suwayda Suriah Bisa Guncang Stabilitas Regional Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. ANTARA/Anadolu/py/pri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan keprihatinannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait situasi genting di Suwayda, Suriah. Menurut Erdogan, bentrokan yang terjadi setelah mundurnya pasukan Suriah dari wilayah tersebut berpotensi mengancam stabilitas seluruh kawasan.

Peringatan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara kedua pemimpin pada Jumat, 18 Juli 2025. Dalam pembicaraan tersebut, Erdogan dan Putin membahas isu-isu bilateral, serta dinamika geopolitik di tingkat regional dan global. Informasi ini disampaikan oleh Direktorat Komunikasi Turki melalui platform media sosial X.

Erdogan menegaskan bahwa Turki mendukung upaya menciptakan stabilitas dan keamanan di Suriah. Ia juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan Suriah, termasuk oleh Israel.

Selain membahas situasi Suriah, Erdogan turut menekankan urgensi melanjutkan proses dialog antara Rusia dan Ukraina. Ia menyatakan kesiapan Turki untuk kembali menjadi tuan rumah perundingan damai putaran ketiga di Istanbul, segera setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan mengenai waktunya.

Di sisi lain, pernyataan resmi Kremlin menyebut bahwa Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas peran mediasi yang dijalankan oleh Erdogan dalam konflik Rusia-Ukraina. Putin juga menegaskan komitmen Rusia untuk mencari solusi melalui jalur politik dan diplomasi.

Tak hanya isu konflik, kedua pemimpin juga membahas hubungan ekonomi antara Moskow dan Ankara. Putin menyambut positif hasil dari pertemuan Komisi Antarpemerintah Rusia-Turki untuk Perdagangan dan Kerja Sama Ekonomi yang digelar pada 27 Juni lalu.

Putin dan Erdogan sepakat untuk menjaga komunikasi erat dalam menindaklanjuti berbagai agenda strategis yang dibahas dalam percakapan mereka dikutip Antara.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru