Ilustrasi - Personel polisi berjaga saat unjuk rasa mahasiswa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ratusan personel gabungan kepolisian disiagakan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026). Sebanyak 569 personel diterjunkan guna memastikan demonstrasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan Gambir juga diminta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas akibat aksi tersebut.
Sebanyak 569 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (16/7/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan salah satu aksi yang mendapat pengamanan berasal dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit, yang dijadwalkan menggelar demonstrasi di kawasan Gambir mulai pukul 10.00 WIB.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir dengan rencana giat pukul 10.00 WIB," ujar Erlyn dalam keterangan tertulis di Jakarta dikutip Antara.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus kendaraan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengalihan arus akan dilakukan menyesuaikan kondisi dan jumlah massa di lokasi aksi.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar titik unjuk rasa agar memilih jalur alternatif. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama aksi berlangsung.