Loading
Ilustrasi olahraga (Gemini AI)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Menurunkan berat badan kini bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penggunaan obat resep hingga pola makan seperti puasa intermiten. Namun, tantangan terbesar bukan hanya saat proses penurunan, melainkan menjaga agar berat badan tidak kembali naik.
Menurut laporan Cleveland Clinic yang dikutip dari Eatthisnotthat, sekitar 80–95 persen pelaku diet mengalami kenaikan berat badan kembali setelah berhasil menurunkannya. Kondisi ini dipengaruhi perubahan hormon dan metabolisme yang dapat meningkatkan rasa lapar.
“Penurunan berat badan biasanya menjadi rumit karena orang lebih fokus pada kesempurnaan daripada konsistensi kebiasaan harian yang sederhana namun bisa diulang,” ujar Dr. Kezia Joy, RDN dan penasihat medis di Welzo.
Ia menambahkan bahwa banyak orang merasa proses diet seperti sesuatu yang sulit dicapai karena terlalu banyak aturan ketat yang sulit dipertahankan.
Namun, menurut para ahli, penurunan berat badan sebenarnya bisa dibuat lebih sederhana dengan fokus pada tiga prinsip dasar yang konsisten setiap hari.
1. Prioritaskan Protein
Asupan protein dan serat menjadi faktor penting dalam program diet. Kombinasi keduanya dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama serta menjaga kestabilan gula darah.
“Protein dan serat membantu mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk ngemil sepanjang hari,” jelas Dr. Joy.
2. Ciptakan Defisit Kalori Kecil
Alih-alih melakukan diet ekstrem, defisit kalori kecil justru lebih disarankan. Artinya, tubuh mengonsumsi sedikit lebih rendah dari kebutuhan energi harian.
“Cara ini membantu menurunkan berat badan tanpa mengganggu metabolisme dan tetap mengontrol rasa lapar,” kata Dr. Joy.
Pendekatan ini dinilai lebih aman dan mudah dijalankan dalam jangka panjang dibanding pembatasan ketat yang sering gagal dipertahankan.
3. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga berat badan ideal. Aktivitas fisik tidak hanya membantu membakar lemak, tetapi juga mempertahankan massa otot.
“Bangun rutinitas aktivitas fisik yang berkelanjutan, termasuk aktivitas harian seperti berjalan kaki, naik tangga, dan olahraga teratur,” tambahnya.
Konsistensi menjadi kunci utama, baik dalam aktivitas ringan maupun olahraga rutin, agar hasil diet dapat bertahan lama.
Dengan pendekatan sederhana ini, penurunan berat badan tidak hanya lebih realistis, tetapi juga lebih mudah dipertahankan tanpa risiko efek yo-yo.