Senin, 10 Agustus 2026

KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Jadi Operasi Tangkap Tangan ke-17 Sepanjang 2026


 KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Jadi Operasi Tangkap Tangan ke-17 Sepanjang 2026 Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam sesi wawancara cegat di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Diskominfotik Lombok Barat.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menjadi pejabat terbaru yang diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Senin (20/7/2026).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan informasi penangkapan tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta.

"Benar," kata Fitroh singkat.

Penangkapan Lalu Ahmad Zaini menjadi OTT ke-17 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Deretan OTT KPK Sepanjang 2026

Rangkaian OTT KPK tahun ini dimulai pada 9–10 Januari 2026 dengan penangkapan delapan orang terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Masih pada Januari, KPK juga melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi serta Bupati Pati Sudewo dalam operasi yang berbeda.

Memasuki Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin. Pada bulan yang sama, lembaga antirasuah juga mengamankan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal.

OTT berikutnya menyasar lingkungan peradilan dengan penangkapan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

Pada Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan, KPK kembali melakukan tiga OTT berbeda yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Selanjutnya pada April, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ditangkap dalam OTT ke-10. Sementara sepanjang Mei 2026, KPK tidak melakukan operasi tangkap tangan.

Memasuki Juni, KPK kembali aktif melakukan OTT. Salah satunya membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri. Pada periode yang sama, KPK juga menangkap Bupati Muara Enim Edison, seorang ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta melakukan OTT yang membuat

Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.

Pada Juli 2026 sebelum penangkapan Lalu Ahmad Zaini, KPK lebih dahulu melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim) dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Dengan penangkapan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, jumlah operasi tangkap tangan KPK sepanjang tahun 2026 kini mencapai 17 kasus. Hingga berita ini diterbitkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan sebelum mengumumkan status hukum mereka secara resmi dikutip Antara.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru