Loading
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers daring. (Net)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan perekonomian hingga iklim investasi di era baru.
Menurutnya tantangan yang dihadapi Indonesia sangat besar dan belum pernah dihadapi, mulai dari pandemi COVID-19, ancaman iklim hingga perang dagang Amerika Serikat dan juga Tiongkok.
“Kondisi perekonomian dan iklim investasi Indonesia sedang menghadapi era baru dengan tantangan yang begitu besar dan belum sama sekali kita pernah hadapi sebelumnya,” kata Menko Luhut melalui keterangan secara resmi, Senin (13/12/2021). Pertama, Menko Luhut menyatakan ancaman pandemi COVID-19 yang menjangkit lebih dari 268 juta orang dan menyebabkan lebih dari 5,2 juta korban jiwa di seluruh dunia. “Kedua, ancaman perubahan iklim semakin di depan mata. Kemudian yang ketiga, perubahan geopolitik dunia, terutama persaingan antara dua negara adidaya, Tiongkok dan Amerika Serikat,” urainya. Perubahan dunia yang semakin dinamis dan begitu kompleks serta banyak tantangan begitu terdengar berat bagi Indonesia. “Namun, saya ingin mengajak kita semua untuk terus bangkit, beradaptasi dan melihat potensi dari setiap tantangan yang dihadapi. Belajar dari pengalaman menangani COVID-19 telah mengajarkan bahwa kita mampu untuk beradaptasi,” tambahnya.
Sejak pertengahan Juni lalu, Indonesia dihadapkan pada situasi peningkatan kasus harian yang didorong oleh varian delta yang sangat cepat. “Dengan kerja sama yang baik antara Pemerintah Pusat-Daerah, para ahli, tenaga kesehatan, TNI/Polri, dan seluruh masyarakat, kebijakan tersebut mampu menurunkan kasus secara cepat,” tandasnya.
Meski demikian, Menko Luhut mengaku Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung sejauh ini, tidak dapat menghalangi niat Indonesia semua untuk terus belajar, menggali informasi dan mengembangkan apa yang ingin dicapai kedepan.