Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya usai pertemuan Presiden Prabowo dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, baik tingkat pusat maupun daerah, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Mengutip unggahan resmi Sekretariat Kabinet di Instagram pada Senin (3/8/2026), Teddy mengatakan pertemuan itu mencerminkan komitmen pemerintah membangun Indonesia melalui semangat kolaborasi bersama para pelaku usaha.
"Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sebagai kunci mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujar Teddy.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan konstruktif, para pelaku usaha juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Mereka menilai langkah-langkah yang diambil pemerintah mampu memperkuat kepercayaan dunia usaha, menjaga ketahanan ekonomi nasional, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Teddy, pemerintah memandang dunia usaha bukan sekadar pelaku ekonomi, melainkan mitra strategis yang memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan sektor usaha akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, kompetitif, dan sejahtera.
Baca juga:
Piala Dunia 2026 Putar Ekonomi Rp5,03 Triliun, Kadin: UMKM hingga Horeka Ikut Kecipratan Berkah"Pemerintah dan dunia usaha melangkah bersama. Karena Indonesia yang maju lahir dari kolaborasi, kerja keras, dan semangat membangun untuk kepentingan seluruh rakyat," tegas Teddy dikutip Antara.
Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah untuk terus membuka ruang dialog dengan kalangan dunia usaha sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, serta memperluas manfaat pembangunan bagi seluruh masyarakat Indonesia.