Loading
Anggota Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira saat memberikan sambutan pada acara seminar nasional yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Sabtu (5/5/18) di aula Nawa Cita Kampus Unipa, Maumere, Flores. (Arahkita/Gabriel Angga)
MAUMERE, ARAHKITA.COM - Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira (AHP) mengatakan masyarakat Indonesia perlu bijak menggunakan media sosial. Maraknya konten negatif di media sosial perlunya didorong masuknya Literasi media sosial dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah.
AHP menilai dengan masuknya literasi media sosial dalam kurikulum pendidikan tentunya dapat membentengi diri dari konten negatif terutama para pelajar.
"Kita minta Literirasi media sosial masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Kedepan anak-anak kita tahu memanfaatkan media sosial secara benar" tandasnya saat memberikan sambutan pada acara seminar nasional yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Sabtu (5/5/2018) di aula Nawa Cita Kampus Unipa, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan saat ini Indonesia sudah masuk dalam arus informasi global. Pilihannya bagaimana kita memanfaatkan arus informasi global untuk kegiatan yang positif. Kita harus memanfaatkan media sosial ini secara benar.
"Banyak orang ribut karena media sosial, Marak penyebaran berita hoax tentunnya dapat menggagu hubungan sosial. Ini tidak diimbangi dengan literasi digital atau pendidikan tentang cara menggunakannya" tegasnya
Andreas Pareira berharap bahwa dengan literisasi media sosial masuk dalam kurikulum pendidikan masyarakat terutama kaum muda akan semakin bijak akan penggunaan akses internet dan media sosial. Kedepan nantinya dapat bermanfaat bagi masa depan mereka dan juga kemajuan bangsa dan negara.
Berdasarkan pantuan media, Andreas Pareira menyerahkan sumbangan Laptop kepada tiga SMA Negeri di Kabupaten Sikka yaitu SMA-SMA di wilayah Bola, Waigete dan Magepanda. Sumbangan ini merupakan bentuk kerja sama antara Kominfo, iFORTE Jakarta, dan Komisi I DPR RI.
Kegiatan seminar Nasional dalam rangka sosialisasi redesign USO ini selanjutnya dibagi kedalam tiga kelas yang berisi pelatihan tentang peluang bisnis online, pemahaman digital marketing, pemanfaatan fitur media sosial, pelatihan menulis kreatif, dan optimalisasi media digital sebagai sumber penghasilan. Pelatihan ini difasilitasi oleh IT Cermat, yakni sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi yang berdomisili di Jakarta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Umum Badan Aksesibiltas dan Telekomunikasi Informatika Fhadilah Mathar, Anggota DPRD Provinsi NTT F-PDI Perjuangan Emanuel Kolfidus, Wakil Rektor Universitas Nusa Nipa Bidang Akademik Dr. Jonas Klemens G.D. Gobang dan juga Ketua Yayasan Pendidikan UNIPA Drs. Sabinus Nabu.