Menteri Sekretaris Negara Mensesneg Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan. (Net)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah kembali menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore. Agenda ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai program kementerian dan lembaga sekaligus memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Evaluasi rutin tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Selain meninjau capaian yang telah diraih, rapat juga menjadi momentum menyelesaikan berbagai kendala yang masih menghambat pelaksanaan program di lapangan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan sidang kabinet paripurna merupakan agenda rutin pemerintah yang membahas perkembangan pelaksanaan program di seluruh kementerian dan lembaga.
"Insyaallah nanti sore. Sebenarnya standar. Semua bidang dibahas terus," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Menurut Prasetyo, apabila terdapat isu yang membutuhkan pembahasan lebih mendalam, pemerintah akan menggunakan mekanisme Sidang Kabinet Paripurna untuk mengambil langkah strategis.
"Hanya kadang perlu mekanisme SKP. Yang khusus dibahas sudah pastilah percepat pelaksanaan program," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama sidang kabinet kali ini tetap pada evaluasi pelaksanaan program pemerintah serta upaya mempercepat realisasi berbagai kebijakan prioritas agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.
Baca juga:
Istana Tanggapi Survei SMRC: Pemerintah Bekerja untuk Rakyat, Bukan Mengejar Angka Survei"Ya pastinya setiap rapat yang utama tentu evaluasi program," imbuhnya dikutip Antara.
Evaluasi secara berkala, lanjut Prasetyo, menjadi instrumen penting agar seluruh kementerian dan lembaga dapat terus meningkatkan koordinasi serta mempercepat implementasi kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Sebagai gambaran, dalam Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya pada 13 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto membahas sejumlah agenda strategis menjelang Lebaran. Pembahasan saat itu mencakup kebijakan diskon tiket mudik, pengamanan arus mudik oleh TNI dan Polri, penyaluran bantuan pangan, pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi ASN pusat dan daerah, hingga langkah menjaga stabilitas pasokan pangan selama periode Lebaran.
Sidang kabinet kali ini diharapkan kembali menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.