Selasa, 27 Januari 2026

Prabowo Reshuffle Kabinet: Qodari Jadi Kepala Staf Presiden, Nanik Deyang & Soni Perkuat Program Makan Bergizi Gratis


 Prabowo Reshuffle Kabinet: Qodari Jadi Kepala Staf Presiden, Nanik Deyang & Soni Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Sekretaris Daerah Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi (kiri) menyerahkan plakat kepada Wakil Kepala I BP-Taskin Nanik Sudaryati Deyang (kanan) saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Lombok Utara yang terletak di Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/6/2025). (ANTARA/HO-Diskominfotik Lombok Utara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat baru dilantik untuk memperkuat kinerja pemerintah dalam berbagai sektor, mulai dari komunikasi politik hingga program prioritas nasional.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Muhammad Qodari, yang resmi ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan AM Putranto. Sebelumnya, Qodari menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan. Dengan posisi barunya, ia diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar lembaga dan mendukung agenda strategis Presiden.

Selain Qodari, Presiden Prabowo juga melantik Nanik Sudaryati Deyang dan Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keduanya akan mendampingi Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam menjalankan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo dan telah menjangkau 20 juta penerima di seluruh Indonesia sejak diluncurkan pada Januari 2025.

Nanik bukan sosok baru di pemerintahan. Ia pernah dipercaya sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dan menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Atas kiprahnya dalam isu sosial dan pengentasan kemiskinan, Nanik juga dianugerahi Bintang Mahaputera Pratama.

Sementara itu, Soni Sanjaya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN. Dengan pengalaman tersebut, ia diharapkan mampu memperkuat distribusi serta pengelolaan gizi dalam skala nasional.

Program MBG sendiri tidak hanya berfokus pada peningkatan asupan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan jutaan petani, nelayan, UMKM, hingga menciptakan lebih dari 290 ribu lapangan kerja. Mulai September 2025, cakupan program ini diperluas hingga guru dan tenaga kependidikan, seiring dengan penambahan anggaran 2026.

Selain Qodari, Nanik, dan Soni, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat baru lainnya, antara lain:

  • Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam),
  • Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah,
  • Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Reformasi Kepolisian,
  • Sarah Sandiqa sebagai Kepala Kebijakan Barang Jasa Pemerintah,
  • Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Reshuffle ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat jajaran kabinetnya demi mewujudkan visi besar pemerintah, mulai dari stabilitas politik hingga pemenuhan gizi rakyat.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Politik Terbaru