Loading
Ekspor Mobil Toyota dari Indonesia ke Timur Tengah Terhambat Situasi Geopolitik. (Pixabay)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Produsen otomotif Toyota Motor Manufacturing Indonesia memastikan komitmen ekspor kendaraan ke kawasan Timur Tengah tetap berjalan meski situasi geopolitik di wilayah tersebut sedang memanas.
Perusahaan menyatakan hingga kini tidak ada perubahan kesepakatan dengan para importir di kawasan tersebut. Namun, pengiriman kendaraan sementara mengalami kendala akibat gangguan pada jalur logistik internasional.
Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan. Kendala saat ini terjadi pada proses pengapalan menuju kawasan Timur Tengah.
Menurut Nandi, perusahaan tetap memproduksi kendaraan sesuai permintaan pasar. Namun, proses pengiriman harus menyesuaikan kondisi jalur pelayaran yang terdampak situasi geopolitik.
Akibat tertahannya pengiriman, kendaraan yang telah selesai diproduksi sementara disimpan di area penampungan atau stockyard. Langkah ini dilakukan sambil menunggu kondisi pengiriman kembali normal.
Nandi menjelaskan kendaraan yang sudah diproduksi tidak dapat segera dikirim karena aktivitas pelayaran menuju kawasan tersebut saat ini belum berjalan.
"Perusahaan juga belum dapat memastikan kapan pengiriman kendaraan ke wilayah Timur Tengah dapat kembali dilakukan. Saat ini kapal-kapal pengangkut belum beroperasi menuju kawasan tersebut," katanya di Jakarta, Jumat.
Untuk mengantisipasi situasi tersebut, TMMIN tengah mempelajari kemungkinan penggunaan rute pengiriman alternatif agar distribusi kendaraan tetap dapat dilakukan jika kondisi memungkinkan.
Sementara itu, pengiriman komponen atau suku cadang masih tetap berjalan dengan memanfaatkan jalur transportasi udara.
Di sisi lain, perusahaan menegaskan bahwa pasar ekspor kendaraan dari Indonesia tidak hanya bergantung pada kawasan Timur Tengah. Saat ini kontribusi ekspor terbesar justru berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin.
Adapun kontribusi pasar Timur Tengah terhadap total ekspor kendaraan Toyota Indonesia diperkirakan berada pada kisaran 17 hingga 20 persen.