Loading
Hyundai The all new Palisade Hybrid. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Hyundai Motor Company menghentikan sementara penjualan SUV andalannya, Hyundai Palisade, setelah ditemukan potensi masalah pada sistem airbag tirai samping. Komponen keselamatan tersebut diketahui dapat mengembang secara tidak tepat saat terjadi kecelakaan, sehingga berisiko terhadap keselamatan penumpang, khususnya di baris ketiga.
Mengutip laporan CarsCoops, Sabtu (31/1/2026), permasalahan ini berdampak pada sebanyak 568.576 unit Hyundai Palisade produksi tahun 2020 hingga 2025. Model Palisade terbaru hasil penyegaran desain dipastikan tidak termasuk dalam daftar kendaraan terdampak.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) menyebutkan bahwa temuan awal berasal dari uji kepatuhan rutin terhadap Palisade model tahun 2025. Dalam pengujian tersebut, terjadi perpindahan sandaran kepala yang melebihi ambang batas keselamatan.
“Perpindahan terukur pada sandaran kepala di baris ketiga melebihi batas kinerja maksimal 3,9 inci atau sekitar 100 milimeter,” ungkap NHTSA dalam laporan pengujiannya.
Pengujian lanjutan yang dilakukan NHTSA pada November 2025 kembali menunjukkan hasil serupa. Temuan tersebut mendorong Hyundai untuk melakukan serangkaian pengujian internal menggunakan berbagai varian Palisade.
Dari hasil evaluasi mandiri, Hyundai menemukan bahwa dalam kondisi tertentu, kendaraan tidak sepenuhnya memenuhi Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal, khususnya terkait risiko terlemparnya penumpang saat tabrakan.
“Dalam beberapa skenario uji, airbag tirai samping baris ketiga tidak memberikan perlindungan optimal sebagaimana yang dipersyaratkan,” demikian keterangan resmi Hyundai yang dikutip CarsCoops.
Saat ini, Hyundai tengah menyiapkan solusi teknis untuk mengatasi masalah tersebut. Produsen asal Korea Selatan itu meyakini seluruh unit yang masuk dalam penarikan kembali memiliki potensi cacat yang sama pada sistem airbag tirai samping baris ketiga.
Sebagai langkah pencegahan, Hyundai telah mengeluarkan perintah penghentian penjualan terhadap kendaraan terdampak. Tercatat sekitar 633 unit Palisade saat ini masih berada di jaringan dealer dan akan tetap ditahan hingga perbaikan resmi tersedia.