Loading
Logo Nio. (Antaranews/Antara/Nio)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Produsen kendaraan listrik asal China, Nio, secara resmi telah mengajukan model terbarunya, ES9, ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China. Kendaraan ini digadang-gadang menjadi SUV terbesar yang pernah diproduksi Nio dan siap menempati segmen SUV listrik premium berukuran raksasa.
Berdasarkan laporan CarNewsChina, ES9 tetap mempertahankan bahasa desain keluarga terbaru Nio. Bagian depan tampil tajam dan bersudut dengan lampu depan matriks terpisah yang mempertegas kesan futuristis. Di bagian atap, ES9 mengusung desain tiga cabang khas Nio, dengan sensor LiDAR di tengah yang diapit kamera definisi tinggi di kedua sisi.
Dari sisi dimensi, Nio ES9 memiliki panjang 5.365 mm, lebar 2.029 mm, dan tinggi 1.870 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.250 mm. Ukuran tersebut lebih besar dibandingkan Nio ES8 yang memiliki panjang 5.280 mm, lebar 2.010 mm, dan tinggi 1.800 mm dengan wheelbase 3.130 mm.
Dengan dimensi tersebut, Nio mengklaim ES9 berpotensi menyandang gelar SUV listrik terbesar di China. Ukurannya bahkan melampaui Rolls-Royce Cullinan yang memiliki panjang 5.341 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi 1.837 mm. Untuk menopang proporsi bodinya yang besar, ES9 dibekali roda berdiameter hingga 23 inci.
Profil samping ES9 masih mengadopsi garis desain ES8, menampilkan kesan kokoh dan berwibawa. Nio juga menawarkan opsi bodi dua warna untuk menambah nuansa mewah. Menariknya, sensor LiDAR solid-state dipasang di kedua spatbor depan guna mengurangi titik buta dan meningkatkan akurasi sistem persepsi kendaraan.
Pada bagian belakang, dilansir Antara, ES9 mengusung gaya khas keluarga Nio dengan lampu belakang tiga lapis yang membentang penuh. Desain tersebut meningkatkan daya kenal kendaraan, sementara penggunaan wiper kaca belakang tersembunyi semakin menegaskan kesan premium.
Untuk urusan performa, Nio ES9 dibekali konfigurasi motor ganda. Motor depan menghasilkan tenaga 180 kW atau setara 241 hp, sedangkan motor belakang menghasilkan 340 kW atau sekitar 456 hp. Total tenaga gabungan mencapai 520 kW atau 697 hp dengan torsi maksimum 700 Nm. Spesifikasi ini setara dengan ES8 versi terbaru, dengan kecepatan maksimum diklaim mencapai 220 km per jam.
Sumber tenaga ES9 berasal dari baterai yang dipasok CATL dengan kapasitas standar 102 kWh. Baterai tersebut mendukung teknologi penggantian baterai cepat khas Nio yang memungkinkan proses swap hanya dalam waktu sekitar tiga menit, menjadikan ES9 tidak hanya besar dan bertenaga, tetapi juga praktis untuk penggunaan harian.