Loading
Ilustrasi - Tampilan gagang pintu retractable pada mobil lisrik Hyundai IONIQ 5. (Hyundai USA/Antaranews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Gagang pintu mobil tersembunyi yang kerap dianggap sebagai simbol futuristik di industri otomotif, sebentar lagi akan dilarang penggunaannya di China. Rencana aturan baru ini muncul karena faktor keselamatan, biaya, hingga banyaknya keluhan konsumen terkait fungsionalitas.
Desain fully retractable door handle atau gagang pintu yang bisa masuk sepenuhnya ke bodi mobil awalnya populer pada kendaraan listrik modern, termasuk Tesla Model S hingga Hyundai Ioniq 5. Namun, otoritas China menilai desain tersebut lebih banyak membawa risiko dibanding manfaat.
Aturan Baru dalam Proses Finalisasi
Mengutip laporan media setempat, rancangan aturan keselamatan otomotif terkait standar pintu mobil diperkirakan rampung bulan ini. Dalam draf tersebut, gagang pintu tersembunyi akan dilarang sepenuhnya, dengan masa transisi satu tahun. Jika regulasi disahkan, mulai Juli 2027 setiap mobil baru di China wajib meninggalkan desain ini.
Sebagai alternatif, produsen masih boleh menggunakan gagang pintu semi-retractable atau model tradisional, selama tetap ada sistem cadangan mekanis untuk memastikan pintu bisa dibuka dengan aman.
Masalah Utama: Mahal, Berisiko, dan Tidak Praktis
Meskipun terlihat modern dan memberi keuntungan aerodinamis, gagang pintu tersembunyi justru memunculkan banyak masalah:
Sikap Produsen: Cari Jalan Tengah
Beberapa pabrikan memilih pendekatan aman. Volkswagen, misalnya, menggunakan gagang pintu semi-retractable yang tetap terlihat modern namun lebih mudah dioperasikan.
Langkah pelarangan ini sejalan dengan revisi standar nasional “Persyaratan Teknis Keselamatan untuk Gagang Pintu Mobil” yang tengah digodok Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China sejak Mei 2025 dikutip Antara.
Jika aturan resmi berlaku, era gagang pintu tersembunyi di China tampaknya akan segera berakhir.