Presiden FIFA Gianni Infantino kiri bersama Presiden Amerika Serikat Donald Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) bersama Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump (kedua kiri) menyerahkan trofi Piala Dunia FIFA kepada pesepak bola Spanyol Rodri saat penganugerahan juara sepak bola Piala Dunia 2026di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat.galahkan Timnas Argentina dengan skor 1-0 dalam babak tambahan laga final Piala Dunia 2026. ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Jose Hernandez/nym.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Rodri. Gelandang sekaligus kapten Timnas Spanyol itu dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik turnamen setelah membawa La Roja menjuarai dunia untuk kedua kalinya.
Penghargaan tersebut menjadi penutup manis perjalanan luar biasa Rodri yang bangkit dari cedera panjang hingga kembali berdiri di puncak sepak bola dunia.
Penghargaan Golden Ball dipastikan menjadi milik Rodri setelah Spanyol menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) WIB.
Meski tidak mencetak satu gol pun sepanjang turnamen, Rodri tampil sebagai jantung permainan Spanyol. Gelandang Manchester City itu menjadi pengatur tempo, pengendali lini tengah, sekaligus motor penguasaan bola yang menjadi identitas permainan La Roja sejak fase grup hingga final.
Kontribusi tersebut membuat Rodri dinilai sebagai pemain paling berpengaruh sepanjang turnamen. Konsistensi, kecerdasan membaca permainan, serta kepemimpinannya di lapangan menjadi faktor utama keberhasilan Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia.
"Tim ini luar biasa. Kami adalah juara dunia dua kali. Itu pencapaian yang sangat sulit, mungkin yang tersulit dalam sepak bola. Kami meraihnya dengan mengalahkan tim sekuat Argentina," ujar Rodri, dikutip ESPN.
Bagi Rodri, penghargaan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam. Hampir dua tahun lalu, ia sempat mengalami cedera ligamen anterior (ACL) yang mengancam kariernya. Kini, peraih Ballon d'Or 2024 tersebut membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan mampu mengantarkannya kembali ke level tertinggi.
"Saya bangga dan berharap generasi baru melihat bahwa hal itu mungkin terjadi. Seorang pemain yang pernah berada di puncak lalu jatuh, masih bisa bangkit lagi. Ini adalah contoh bagaimana mengatasi kesulitan. Kita harus percaya. Sungguh luar biasa," katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menempatkan Rodri dalam kelompok elite pemain yang pernah meraih tiga pencapaian bergengsi: juara Piala Dunia, juara Liga Champions UEFA, dan pemenang Ballon d'Or.
Di sisi lain, penghargaan Golden Ball tahun ini juga menggagalkan Lionel Messi untuk mencatat sejarah sebagai peraih tiga Golden Ball Piala Dunia. Kapten Argentina itu harus puas menerima Silver Ball, sementara penyerang Prancis Kylian Mbappe memperoleh Bronze Ball dikutip Antara.
Daftar Peraih Golden Ball Piala Dunia
1978 (Argentina): Mario Kempes (Argentina)
1982 (Spanyol): Paolo Rossi (Italia)
1986 (Meksiko): Diego Maradona (Argentina)
1990 (Italia): Salvatore Schillaci (Italia)
1994 (Amerika Serikat): Romário (Brasil)
1998 (Prancis): Ronaldo Nazário (Brasil)
2002 (Korea Selatan/Jepang): Oliver Kahn (Jerman)
2006 (Jerman): Zinedine Zidane (Prancis)
2010 (Afrika Selatan): Diego Forlán (Uruguay)
2014 (Brasil): Lionel Messi (Argentina)
2018 (Rusia): Luka Modrić (Kroasia)
2022 (Qatar): Lionel Messi (Argentina)
2026 (Kanada, Meksiko, Amerika Serikat): Rodri (Spanyol)