Minggu, 16 Agustus 2026

Messi Terkejut Lihat Foto Masa Kecil Lamine Yamal, Disebut Bak Nubuat Jelang Final Piala Dunia


 Messi Terkejut Lihat Foto Masa Kecil Lamine Yamal, Disebut Bak Nubuat Jelang Final Piala Dunia Foto Lionel Messi memandikan Lamine Yamal saat masih bayi kembali viral jelang final Piala Dunia 2026.(Ilustrasi Gemini)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Sepak bola kembali menghadirkan kisah yang sulit dipercaya. Lionel Messi dan Lamine Yamal akan saling berhadapan di final Piala Dunia, namun jauh sebelum menjadi rival di lapangan, keduanya pernah berada dalam satu bingkai foto yang kini dianggap bak sebuah nubuat. Foto lawas itu kembali viral dan memancing perhatian publik dunia karena memperlihatkan Messi muda sedang menggendong bayi Lamine Yamal yang baru berusia lima bulan.

Momen tersebut terjadi pada 2007 ketika keluarga Lamine Yamal memenangkan undian sesi pemotretan amal yang digelar Barcelona. Saat itu Messi baru berusia 20 tahun, sementara Yamal masih bayi dan belum ada yang membayangkan bahwa keduanya kelak akan menjadi dua ikon sepak bola dunia.

Dalam sebuah acara penggemar di New York, legenda NFL Tom Brady menyebut foto tersebut sebagai sesuatu yang "sangat profetik". Messi pun mengaku tak pernah membayangkan perjalanan hidup mereka akan berkembang seperti sekarang.

"Itu foto yang luar biasa. Fakta bahwa kami sekarang sama-sama bermain di Piala Dunia sungguh gila," ujar Messi.

Lamine Yamal sendiri berkembang menjadi salah satu talenta paling bersinar di dunia. Ia mencatat debut bersama Barcelona saat berusia 15 tahun, kemudian dipercaya mengenakan nomor punggung 10 yang selama bertahun-tahun identik dengan Lionel Messi.

Bintang muda Spanyol itu juga menjadi bagian penting saat negaranya menjuarai Euro 2024. Kini, pada usia 19 tahun, Yamal berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang mampu memenangkan Euro dan Piala Dunia.

Messi tidak ragu memberikan pujian kepada calon lawannya tersebut.

"Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Saya mendoakan yang terbaik untuknya karena kesuksesannya juga menjadi kebanggaan Barcelona," kata kapten Argentina itu.

Namun, pujian tersebut tidak mengurangi tekad Argentina untuk menghentikan langkah Yamal di partai puncak.

"Kami akan berusaha mencegahnya bermain dengan performa terbaiknya. Spanyol adalah tim yang sangat kuat, bukan hanya karena Yamal. Dia memang bintang dunia dan masih memiliki perjalanan karier yang sangat panjang, tetapi kami tentu ingin memastikan dia tidak menjadi juara kali ini," ujar Messi.

Dilaporkan dan dikutip dari BBC, pertemuan menjelang final juga menghadirkan suasana hangat di luar lapangan. Pelatih Argentina Lionel Scaloni terlihat berpelukan dengan pelatih Spanyol Luis de la Fuente, yang pernah menjadi salah satu instruktur Scaloni saat mengikuti kursus lisensi kepelatihan UEFA Pro di Spanyol.

Acara tersebut dipandu mantan bek Inggris Rio Ferdinand bersama aktor Kevin Hart. Sejumlah tokoh olahraga dunia seperti Novak Djokovic, Kevin Durant, serta Tom Brady turut hadir dan berinteraksi dengan para pemain.

Di sisi lain, acara itu juga diwarnai insiden ketika Tom Brady kembali terlibat adu argumen dengan Logan Paul di atas panggung. Ketegangan sempat meningkat sebelum akhirnya Karl-Anthony Towns melerai keduanya.

Terlepas dari berbagai cerita di luar lapangan, perhatian dunia kini tertuju pada final Piala Dunia yang mempertemukan dua generasi berbeda: Lionel Messi, legenda hidup yang telah mengukir sejarah, dan Lamine Yamal, bintang muda yang diyakini akan menjadi wajah baru sepak bola dunia. Foto yang dulu dianggap sekadar dokumentasi kini berubah menjadi simbol perjalanan takdir yang luar biasa.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru