Tim Merlier Juara Etape 7 Tour de France 2026, Menyalip di Detik Terakhir dan Taklukkan Bordeaux


 Tim Merlier Juara Etape 7 Tour de France 2026, Menyalip di Detik Terakhir dan Taklukkan Bordeaux Pembalap Belgia dari tim Soudal Quick-Step, Tim Merlier, mengayuh sepeda menuju garis finis untuk memenangi etape ke-7 edisi ke-113 balap sepeda Tour de France, sejauh 175 km antara Hagetmau dan Bordeaux di Prancis barat daya, Jumat (10/7/2026). (ANTARA/AFP/Anne-Christine Poujoulat)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Drama sprint kembali mewarnai Tour de France 2026. Pembalap Soudal Quick-Step, Tim Merlier, tampil luar biasa dengan menyalip rival-rivalnya pada meter-meter terakhir untuk merebut kemenangan di etape ketujuh yang berakhir di Bordeaux, Jumat (10/7/2026).

Kemenangan ini menjadi etape keempat Merlier sepanjang kariernya di Tour de France sekaligus mempertegas reputasinya sebagai salah satu sprinter terbaik dunia saat ini.

Merlier mengaku sempat kehilangan posisi di tengah padatnya rombongan pembalap. Namun, kerja sama tim yang solid membuatnya mampu bangkit dan melesat tepat sebelum garis finis.

"Posisi saya sempat kacau, tetapi rekan-rekan setim melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Merlier seperti dikutip dari laman resmi Tour de France.

Pembalap asal Belgia itu berhasil melewati Jasper Philipsen (Alpecin-Premier Tech) yang lebih dulu membuka sprint. Di belakang Merlier, Soren Waerenskjold (Uno-X Mobility) finis di posisi kedua, disusul Biniam Girmay di posisi ketiga. Sementara Philipsen harus puas mengakhiri balapan di posisi kelima.

Merlier mengungkapkan dirinya beberapa kali terdorong ke belakang rombongan sehingga sempat kehilangan posisi ideal. Meski demikian, ia memilih tetap tenang dan terus bertarung hingga akhirnya mampu merebut kemenangan.

Etape ketujuh menempuh rute dari Hagetmau menuju Bordeaux dengan karakter lintasan yang hampir sepenuhnya datar dan total elevasi sekitar 850 meter. Kondisi tersebut memang menjadi arena yang sangat ideal bagi para pembalap spesialis sprint.

Sejak awal balapan, Baptiste Veistroffer (Lotto Intermarché) bersama Jake Otruba (Caja Rural-Seguros RGA) mencoba memimpin melalui aksi breakaway. Namun, upaya mereka terus dikendalikan oleh Soudal Quick-Step dan Alpecin-Premier Tech yang menjaga selisih waktu agar balapan berakhir dengan sprint massal.

Memasuki kilometer terakhir, Alpecin-Premier Tech memimpin rombongan dan Philipsen melancarkan sprint lebih awal. Akan tetapi, Merlier mampu memanfaatkan momentum dengan sempurna. Ia melesat dari belakang dan menjadi pembalap pertama yang melintasi garis finis dikutip Antara.

Kemenangan tersebut juga memperpanjang tradisi impresif Soudal Quick-Step yang selalu berhasil memenangi setidaknya satu etape Tour de France pada setiap edisi sejak 2013.

Bagi Merlier sendiri, ini merupakan kemenangan etape keempatnya di Tour de France setelah sebelumnya meraih satu kemenangan pada edisi 2021 dan dua kemenangan pada 2025. Ia juga memperpanjang dominasi pembalap Belgia di Bordeaux yang kini telah mengoleksi total 24 kemenangan etape di kota tersebut.

Sementara itu, persaingan klasemen umum belum mengalami perubahan berarti. Tadej Pogacar (UAE Emirates-XRG) berhasil menyelesaikan etape tanpa kehilangan waktu sehingga tetap mempertahankan jersei kuning sebagai pemimpin klasemen umum menjelang etape kedelapan menuju Bergerac.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru