Sinner Tumbangkan Djokovic tanpa Ampun, Juara Bertahan Kembali ke Final Wimbledon 2026


 Sinner Tumbangkan Djokovic tanpa Ampun, Juara Bertahan Kembali ke Final Wimbledon 2026 Petenis Italia Jannik Sinner bereaksi dalam pertandingan babak semifinal Wimbledon melawan petenis Serbia Novan Djokovic di All England Club, London, Inggris, Jumat (10/7/2026). Wimbledon

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Jannik Sinner kembali menunjukkan mengapa dirinya kini menjadi petenis nomor satu dunia. Bermain penuh percaya diri di Centre Court, Sabtu (11/7/2026) WIB, petenis Italia itu menaklukkan Novak Djokovic dengan skor telak 6-4, 6-4, 6-4 untuk memastikan tempat di final Wimbledon 2026.

Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju partai puncak. Sinner juga membalas kekalahannya dari Djokovic pada semifinal Australia Open awal tahun sekaligus mengamankan final Wimbledon untuk dua musim berturut-turut.

Atmosfer Wimbledon pun menjadi momen yang sangat berarti bagi sang juara bertahan.

"Atmosfernya luar biasa sejak hari pertama dan sangat berarti bagi saya bisa bermain satu final lagi di sini. Ini adalah turnamen paling spesial yang kami miliki," ujar Sinner, dikutip dari ATP.

Meski berhasil mengalahkan salah satu legenda terbesar tenis, Sinner tetap memberikan penghormatan kepada Djokovic.

"Bermain melawan Novak selalu istimewa. Apa yang masih ia tunjukkan hingga saat ini sungguh luar biasa dan menjadi inspirasi bagi banyak orang."Dominan Sejak Awal

Semifinal kali ini menjadi panggung milik Sinner. Ia tampil sangat solid lewat permainan dari baseline, servis yang akurat, dan agresivitas yang membuat Djokovic kesulitan mengembangkan permainan.

Sepanjang dua set pertama, Sinner nyaris tak memberi celah. Ia hanya kehilangan empat poin saat servis pada set pembuka dan enam poin pada set kedua, membuat Djokovic kesulitan memperoleh peluang untuk menekan.

Baru pada set ketiga Djokovic mendapatkan break point pertamanya setelah pertandingan berjalan hampir dua jam. Namun peluang itu mampu dipatahkan Sinner sebelum akhirnya memastikan kemenangan dalam waktu dua jam 20 menit.

Hasil tersebut membuat Sinner kini unggul 7-5 dalam rekor pertemuan melawan Djokovic, sekaligus memenangkan enam dari tujuh duel terakhir mereka.

"Dia mengalahkan saya di semifinal Australia, jadi saya mencoba melakukan beberapa penyesuaian. Saya berusaha tetap agresif dan melakukan servis dengan sangat baik. Itu sangat membantu karena Novak mungkin adalah pengembali servis terbaik dalam tenis saat ini," kata Sinner dikutip Antara.

Dekati Gelar Wimbledon Kedua

Sinner, yang menjadi juara Wimbledon untuk pertama kalinya pada 2025 usai mengalahkan Carlos Alcaraz, kini berpeluang mempertahankan gelarnya.Di partai final, Minggu (12/7), ia akan menghadapi unggulan kedua Alexander Zverev, yang lebih dulu memastikan tiket final setelah mengalahkan petenis tuan rumah Arthur Fery dengan skor 7-6(0), 6-2, 6-4.

Jika kembali menjadi juara, Sinner akan semakin menegaskan dominasinya di era tenis modern. Bersama Carlos Alcaraz, keduanya akan mengoleksi 10 dari 11 gelar Grand Slam terakhir, dengan Roland Garros 2026 milik Zverev menjadi satu-satunya pengecualian.

Final Wimbledon 2026 pun dipastikan menghadirkan duel menarik antara juara bertahan yang sedang berada di puncak performa melawan Zverev yang tengah memburu gelar Wimbledon pertamanya.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru