Jannik Sinner Tembus Perempat Final Wimbledon 2026, Cetak Rekor Lima Kali Beruntun


 Jannik Sinner Tembus Perempat Final Wimbledon 2026, Cetak Rekor Lima Kali Beruntun Petenis Italia Jannik Sinner bereaksi pada pertandingan babak keempat Wimbledon melawan petenis Jepang Shintaro Mochizuki di Centre Court All England Club, London, Inggris, Minggu (5/7/2026). (Wimbledon)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner terus menunjukkan dominasinya di lapangan rumput. Juara bertahan itu memastikan langkah ke perempat final Wimbledon setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang Shintaro Mochizuki dalam tiga set langsung, Senin (6/7/2026) WIB.

Sinner menutup pertandingan dengan skor 6-3, 7-6(0), 6-3, sekaligus mengantarkannya ke babak delapan besar Wimbledon untuk lima edisi berturut-turut.

Catatan tersebut semakin menegaskan konsistensinya sebagai salah satu petenis terbaik dunia di turnamen Grand Slam lapangan rumput.

"Ini pertama kalinya kami bertanding, jadi saya belum tahu persis apa yang akan saya hadapi. Saya mencoba menangani situasi lebih baik dan akhirnya berhasil," ujar Sinner, dikutip dari ATP.

Meski menang meyakinkan, Sinner tetap memberikan apresiasi kepada lawannya. Menurutnya, Mochizuki tampil luar biasa sejak babak kualifikasi hingga mampu bersaing di level tertinggi.

"Dia pemain yang hebat. Bisa melangkah sejauh ini dari babak kualifikasi merupakan pencapaian yang luar biasa. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan timnya," kata Sinner.

Tampil Semakin Percaya Diri

Sinner sempat dipaksa bermain lima set saat menghadapi Miomir Kecmanovic pada putaran pertama. Namun setelah itu, performanya terus meningkat.Dalam tiga pertandingan berikutnya, petenis Italia tersebut selalu menang tanpa kehilangan satu set pun.

Menghadapi Mochizuki untuk pertama kalinya, Sinner langsung tampil agresif. Setelah menyelamatkan satu break point pada awal laga, ia mematahkan servis lawan dua kali untuk merebut set pertama.

Ketika atap Centre Court ditutup saat skor 4-4 pada set kedua, ritme permainan Sinner justru semakin meningkat. Ia menyapu tie-break dengan skor telak 7-0 sebelum mengunci kemenangan melalui satu break penting pada set ketiga.

Pertandingan berdurasi dua jam 25 menit itu memperlihatkan dominasi Sinner. Ia membukukan 44 winner serta berhasil menggagalkan seluruh lima peluang break point yang dimiliki Mochizuki.

"Dia sangat menyulitkan, terutama di lapangan rumput karena gaya bermainnya sangat cocok dengan permukaan ini. Saya mencoba bermain lebih agresif dan secara keseluruhan puas dengan penampilan hari ini," ungkap Sinner.

Torehkan Rekor Baru di Wimbledon

Kemenangan ini membuat Sinner memiliki rekor 24 kemenangan dan hanya empat kekalahan di Wimbledon.

Lebih dari itu, ia kini menjadi petenis ke-11 pada Era Open yang mampu menembus perempat final Wimbledon dalam lima edisi berturut-turut.

Di antara petenis yang masih aktif, pencapaian tersebut hanya pernah diraih oleh Novak Djokovic, juara tujuh kali Wimbledon.

Statistik itu menjadi bukti bahwa Sinner bukan hanya tampil konsisten, tetapi juga semakin matang dalam menghadapi tekanan di turnamen Grand Slam.

Tantangan Berikutnya: Jan-Lennard Struff

Pada babak perempat final, Sinner akan berhadapan dengan petenis Jerman Jan-Lennard Struff.

Struff melaju ke delapan besar setelah Hubert Hurkacz memutuskan mundur saat pertandingan memasuki set kelima dengan kedudukan 3-6, 6-7(5), 7-6(2), 7-5, 4-2 untuk keunggulan Struff.

Meski lebih diunggulkan, Sinner memilih tetap waspada menghadapi lawannya.

"Dia pemain yang sangat agresif dan memiliki servis yang sangat keras. Sekarang yang paling penting adalah beristirahat dan mempersiapkan pertandingan berikutnya," ujar Sinner dikutip Antara.

Ia juga mengingatkan bahwa pertemuan terakhir mereka di turnamen Halle berlangsung sangat ketat.

"Saya sangat menghormatinya. Kami sudah beberapa kali bertemu dan pertandingan terakhir di lapangan rumput berlangsung sengit. Jadi saya harus siap menghadapi tantangan berikutnya."

Dengan performa yang semakin stabil, Sinner kini semakin dekat untuk mempertahankan gelar Wimbledon sekaligus memperkuat posisinya sebagai petenis nomor satu dunia.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru