Petenis Jepang Naomi Osaka bereaksi dalam pertandingan perempat final Wimbledon melawan Aryna Sabalenka di All England Club, London, Inggris, Minggu (5/7/2026). (Wimbledon)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Naomi Osaka mencatat salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya di lapangan rumput. Petenis Jepang itu sukses menumbangkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dengan skor 6-2, 7-6(2) pada babak keempat Wimbledon 2026 di All England Club, London, Senin (6/7/2026) WIB.
Kemenangan yang diraih dalam waktu 1 jam 28 menit itu mengantarkan Osaka ke perempat final Wimbledon untuk pertama kalinya sepanjang karier. Hasil ini sekaligus memutus tren tiga kekalahan beruntun yang ia alami dari Sabalenka sepanjang musim 2026.
Osaka mengaku kemenangan tersebut memiliki makna yang sangat istimewa.
"Sudah lama sekali saya tidak merasa begitu menikmati pertandingan. Bisa melakukannya di sini benar-benar sangat berarti bagi saya," ujar Osaka, dikutip dari WTA.
Ia mengakui datang ke pertandingan dengan beban karena selalu kalah dari Sabalenka musim ini. Namun, tekad untuk membalikkan keadaan akhirnya terwujud.
"Saya datang ke pertandingan ini setelah kalah tiga kali berturut-turut darinya. Saya ingin membalikkan keadaan dan saya senang akhirnya memiliki kesempatan untuk melakukannya."
Osaka Tampil Percaya Diri
Meski sempat kehilangan gim pembuka, Osaka langsung mengambil alih kendali pertandingan. Mantan petenis nomor satu dunia itu menyapu lima gim berturut-turut dan menutup set pertama hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Sabalenka mencoba bangkit pada set kedua. Kedua pemain saling mempertahankan servis hingga skor imbang 6-6 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui tie-break.
Namun, Osaka tampil jauh lebih tenang di momen krusial. Delapan ace yang ia bukukan sepanjang laga menjadi senjata utama sebelum memastikan kemenangan lewat match point kedua.
Catatan Bersejarah untuk Osaka
Kemenangan ini membawa Osaka mencatatkan delapan kemenangan dari sembilan pertandingan di lapangan rumput musim ini. Torehan tersebut menjadi pencapaian terbaiknya di permukaan rumput dalam satu musim.
Petenis berusia 28 tahun itu juga menorehkan sejarah sebagai petenis putri Jepang ketiga yang mampu mencapai perempat final tunggal Wimbledon pada era Open, mengikuti jejak Kimiko Date dan Ai Sugiyama.
Selain itu, ini menjadi perempat final Grand Slam keenam sepanjang karier Osaka dan yang pertama diraihnya di luar lapangan keras.
Rekor Impresif Sabalenka Terhenti
Kekalahan dari Osaka mengakhiri catatan luar biasa Aryna Sabalenka yang sebelumnya selalu mencapai perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam secara beruntun sejak US Open 2022.
Ini juga menjadi kekalahan straight set pertama yang dialami Sabalenka di ajang Grand Slam sejak US Open 2020.
Usai pertandingan, petenis asal Belarusia itu mengakui Osaka tampil jauh lebih baik.
"Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan," kata Sabalenka dikutip Antara.
Meski tersingkir, Sabalenka dipastikan tetap mempertahankan statusnya sebagai petenis nomor satu dunia setelah Elena Rybakina gagal melaju lebih jauh usai tersingkir pada babak ketiga.
Tantangan Berikutnya
Di babak perempat final Wimbledon 2026, Naomi Osaka akan menghadapi Karolina Muchova. Pertandingan ini menjadi ulangan final Bad Homburg pekan lalu yang tidak sempat diselesaikan karena Osaka mengundurkan diri akibat cedera.
Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit, sekaligus menjadi kesempatan bagi Osaka untuk melanjutkan laju impresifnya dan mendekati target meraih gelar Wimbledon pertamanya.