Andrea Kimi Antonelli Juarai GP Monaco 2026, Kokoh di Puncak Klasemen Formula 1


 Andrea Kimi Antonelli Juarai GP Monaco 2026, Kokoh di Puncak Klasemen Formula 1 Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli tampil dominan untuk menjuarai Formula 1 GP Monaco 2026 yang berlangsung penuh drama di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (7/6/2026) malam WIB. Dikutip dari laman Formula 1, kemenangan itu membuat Antonelli, yang baru berusia 19 tahun, memenangi lima dari enam balapan Formula 1 musim ini. Pencapaian apik tersebut membuat pembalap asal Italia itu kini memimpin klasemen sementara pembalap Formula 1 2026 dengan 156 poin, diikuti Lewis Hamilton (Ferrari) dengan 92 poin di posisi kedua dan rekannya di Mercedes George Russel di peringkat ketiga (88 poin). Antonel

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan dominasinya di ajang Formula 1 musim 2026 setelah keluar sebagai pemenang pada Grand Prix Monaco yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (7/6/2026) malam WIB.

Kemenangan tersebut menjadi yang kelima bagi pembalap berusia 19 tahun itu dari enam seri yang telah digelar musim ini. Hasil impresif tersebut semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara pembalap Formula 1 2026.

Berdasarkan data Formula 1, Antonelli kini mengoleksi 156 poin. Ia unggul jauh atas pembalap Ferrari Lewis Hamilton yang menempati posisi kedua dengan 92 poin, sementara rekan setimnya di Mercedes, George Russell, berada di peringkat ketiga dengan 88 poin.

Dengan masih tersisa 16 balapan hingga akhir musim, Antonelli kini menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya apabila mampu menjaga konsistensi performanya.

Pada balapan di Monaco, Antonelli tampil tanpa cela sejak start hingga finis. Ia berhasil mempertahankan posisi terdepan dan secara bertahap memperlebar jarak dari para pesaingnya di lintasan yang terkenal sempit dan menuntut presisi tinggi tersebut.

"Antonelli mampu mempertahankan posisi terdepan sejak awal balapan dan mengendalikan jalannya lomba hingga bendera finis," tulis Formula 1 dalam laporan resminya.

Di belakang Antonelli, Lewis Hamilton tampil solid untuk mengamankan posisi kedua. Sementara podium ketiga menjadi milik pembalap Red Bull Racing, Isack Hadjar, yang memanfaatkan berbagai insiden yang terjadi sepanjang perlombaan.

Balapan GP Monaco 2026 sendiri berlangsung penuh drama. Tercatat tujuh pembalap gagal menyelesaikan lomba akibat masalah teknis maupun insiden di lintasan.

Salah satu kejadian paling menonjol dialami Max Verstappen. Pembalap Red Bull Racing itu mengalami kendala pada sistem anti-stall mobilnya saat start sehingga kehilangan banyak posisi dan akhirnya harus mengakhiri balapan lebih cepat. Verstappen menjadi pembalap pertama yang gagal finis di Monte Carlo.

Nasib kurang beruntung juga dialami Charles Leclerc. Pembalap Ferrari yang mendapat dukungan besar dari publik tuan rumah itu gagal menyelesaikan balapan setelah terlibat kecelakaan.

Sementara itu, Lando Norris harus rela mengakhiri catatan positifnya musim ini setelah mobil McLaren yang dikendarainya mengalami gangguan tenaga. Untuk pertama kalinya pada musim 2026, Norris gagal meraih poin.

Daftar pembalap yang tidak mampu menyentuh garis finis juga mencakup Ollie Bearman, Valtteri Bottas, Lance Stroll, Charles Leclerc, dan Carlos Sainz. Bottas kembali mengalami masalah rem yang telah mengganggu performa timnya sepanjang akhir pekan balapan.

Di sisi lain, George Russell juga gagal memberikan hasil maksimal bagi Mercedes. Meski mampu menyelesaikan lomba, sejumlah hukuman yang diterimanya membuat ia harus finis di luar 10 besar dan pulang tanpa tambahan poin.

Fernando Alonso menjadi pembalap terbaik di luar zona poin setelah finis di depan Gabriel Bortoleto dan Russell. Sementara Nico Hulkenberg mengakhiri balapan di posisi ke-14, sedangkan Franco Colapinto menjadi pembalap terakhir yang berhasil mencapai garis finis.

Hasil GP Monaco 2026 semakin mempertegas dominasi Andrea Kimi Antonelli di musim ini. Dengan keunggulan poin yang cukup lebar dan performa yang terus konsisten, pembalap muda asal Italia tersebut semakin dekat untuk mencatat sejarah sebagai salah satu juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1.


Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru