Loading
Laurin Curda melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyeimbang untuk Paderborn lawan Wolfsburg dalam pertandingan playoff di Home Duluxe Stadion pada Senin (25/5/2026). Bundesliga.com
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Panggung tertinggi sepak bola Jerman resmi berganti dekorasi. VfL Wolfsburg dipastikan terdegradasi dari Bundesliga setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh SC Paderborn pada laga leg kedua playoff promosi/degradasi yang digelar di Home Deluxe Arena, Senin (26/5/2026) malam waktu setempat.
Kekalahan menyakitkan lewat drama perpanjangan waktu (extra time) ini mengakhiri rekor impresif Die Wölfe yang telah bertahan di kasta tertinggi selama 28 tahun berturut-turut sejak 1998. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi tiket emas bagi Paderborn untuk mencicipi atmosfer Bundesliga musim depan setelah unggul agregat 2-1.
Bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua, Wolfsburg sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan. Sang pelatih langsung menurunkan gelandang veteran Christian Eriksen sejak menit awal untuk menjaga kreativitas lini tengah. Strategi ini langsung membuahkan hasil kilat saat laga baru berjalan tiga menit.
Umpan matang yang dikirimkan oleh Amin Daghim berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Milos Pejcinovic menjadi gol. Papan skor berubah 1-0, membuat pendukung tuan rumah bergemuruh penuh optimisme.
Namun, momentum emas itu runtuh seketika pada menit ke-14. Bek asal Denmark, Joakim Maehle, melakukan pelanggaran fatal yang berujung pada kartu kuning kedua dalam waktu yang sangat singkat. Kehilangan Maehle membuat Wolfsburg harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan yang masih sangat panjang.
"Kartu merah di awal babak pertama benar-benar mengubah seluruh rencana permainan kami. Bermain dengan sepuluh orang melawan tim se-agresif Paderborn adalah tugas yang sangat berat," ujar perwakilan manajemen Wolfsburg dalam rilis resmi usai laga di laman Bundesliga.
Unggul jumlah pemain membuat SC Paderborn langsung mengambil alih kendali permainan. Gempuran demi gempuran diluncurkan ke pertahanan Wolfsburg. Kiper Wolfsburg, Kamil Grabara, sempat jatuh bangun menyelamatkan gawangnya, termasuk mementahkan peluang emas dari Santiago Castaneda.
Pertahanan kokoh Wolfsburg akhirnya runtuh pada menit ke-38. Berawal dari skema lemparan ke dalam jarak jauh yang dilepaskan oleh Laurin Curda, Adriano Bilbija yang berdiri bebas sukses menyambut bola dengan sundulan jarak dekat. Skor penyeimbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Paderborn semakin dominan. Wolfsburg sempat dinaungi dewi fortuna ketika sepakan keras Sebastian Klaas hanya membentur tiang gawang. Namun, petaka sesungguhnya bagi Wolfsburg baru datang pada masa perpanjangan waktu.
Sven Michel mengirimkan umpan silang akurat yang mengarah tepat ke tiang jauh. Laurin Curda yang bergerak tanpa kawalan langsung menyambar bola untuk membawa Paderborn berbalik unggul 2-1.
Di menit-menit akhir laga, Wolfsburg mencoba segalanya untuk menyamakan kedudukan. Mantan striker NEC Nijmegen, Kento Shiogai, sempat mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti, namun penyelesaian akhirnya masih melebar dari gawang.
Peluit panjang berbunyi, menegaskan kemenangan historis bagi SC Paderborn. Sementara para pemain Paderborn berpesta merayakan keberhasilan promosi, skuad Wolfsburg tertunduk lesu meratapi kenyataan pahit harus bermain di Bundesliga 2 untuk musim kompetisi mendatang.