Loading
Arsip foto - Petenis Polandia Iga Swiatek merayakan kemenangannya pada semifinal tunggal putri Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, Inggris, Jumat (11/7/2025). ANTARA FOTO/Xinhua/Li Ying/nym.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Petenis asal Polandia Iga Swiatek tampil impresif saat menaklukkan unggulan kelima Jessica Pegula dengan skor telak 6-1, 6-2 pada perempat final Internazionali BNL d’Italia 2026 di Roma.
Kemenangan tersebut diraih Swiatek hanya dalam waktu satu jam tujuh menit sekaligus mengantarkannya ke babak semifinal turnamen bergengsi di lapangan tanah liat itu.
“Tentu saja saya sangat senang dengan pertandingan ini. Sejak awal saya merasa bisa mendikte jalannya pertandingan,” ujar Swiatek seperti dikutip dari WTA, Kamis (14/5/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Swiatek tampil sangat dominan. Ia bahkan tidak menghadapi satu pun break point saat melakukan servis sepanjang laga.
Petenis peringkat empat dunia itu mencatatkan 77,8 persen servis pertama masuk dan memenangi lebih dari 77 persen poin dari servis pertamanya.
Baca juga:
Aryna Sabalenka Tantang Jessica Pegula di Semifinal Wuhan Open 2025: Misi Pertahankan Gelar“Secara taktik semuanya masuk akal. Saya merasakan bola dengan sangat baik. Saya hanya memanfaatkan kesempatan saya dan cukup percaya diri,” kata Swiatek.
Sementara itu, Pegula kesulitan mengembangkan permainan dan hanya mampu memenangi 12,5 persen poin dari servis keduanya.
Kemenangan atas Pegula juga menjadi momen penting bagi Swiatek karena menjadi kemenangan pertamanya atas pemain peringkat 10 besar musim ini.
Sebelumnya, Swiatek sempat mengalami enam kekalahan beruntun melawan petenis elite dunia, termasuk empat kekalahan sepanjang 2026.
Meski demikian, Swiatek masih menjadi salah satu petenis dengan rekor terbaik melawan pemain top 10 sejak debutnya pada 2019.
Kemenangan ini membuat Swiatek mencatatkan rekor 25 kemenangan dan hanya tiga kekalahan sepanjang kariernya di turnamen Roma.
Turnamen ini memang menjadi salah satu ajang favorit Swiatek, yang telah tiga kali menjuarai Internazionali BNL d’Italia.
“Tujuannya adalah memainkan pertandingan sebanyak mungkin. Saya sangat senang memiliki kesempatan untuk melakukan itu,” ujar Swiatek.
Swiatek kini semakin percaya diri menghadapi semifinal, terutama setelah kembali menemukan performa terbaiknya di lapangan tanah liat.
Keberhasilannya menembus semifinal juga mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara di Roma musim ini.