Loading
Dua gelandang Los Blancos, Fede Valverde dan Aurelien Tchouameni. (IG liveherewego)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Situasi di ruang ganti Real Madrid dikabarkan makin memanas. Dua gelandang Los Blancos, Fede Valverde dan Aurelien Tchouameni, dilaporkan nyaris terlibat baku hantam saat menjalani sesi latihan di Valdebebas, Madrid.
Laporan media Spanyol Marca menyebut ketegangan terjadi usai sebuah pelanggaran keras dalam sesi latihan internal tim. Emosi kedua pemain memuncak hingga hampir saling melayangkan pukulan di depan rekan-rekan setim mereka.
“Valverde dan Tchouameni hampir saling melayangkan pukulan setelah pertikaian yang mencerminkan kerusakan internal yang dialami ruang ganti tim saat ini,” tulis Marca, Kamis (7/5/2026).
Keributan disebut bermula dari situasi lemparan ke dalam sebelum duel keras terjadi. Pelanggaran yang dilakukan dalam latihan itu membuat Valverde dan Tchouameni terlibat adu mulut panas dan nyaris bentrok fisik.
Insiden tersebut menambah panjang daftar persoalan internal yang sedang menghantui Real Madrid musim ini. Kondisi ruang ganti klub raksasa Spanyol itu disebut sedang tidak kondusif setelah beberapa konflik antarpemain mulai mencuat ke publik.
Sebelumnya, Antonio Rudiger juga dilaporkan sempat terlibat insiden dengan Alvaro Carreras dalam sesi latihan karena perbedaan pandangan. Ketegangan di dalam skuad bahkan disebut makin besar setelah sejumlah pemain senior asal Spanyol tidak puas dengan kebijakan menit bermain yang diterapkan pelatih Alvaro Arbeloa.
Arbeloa disebut lebih sering memberikan kesempatan kepada pemain akademi, keputusan yang memicu protes dari beberapa pemain utama. Dani Ceballos bahkan dikabarkan secara terbuka mengonfrontasi Arbeloa dan meminta agar dirinya tidak dimainkan lagi hingga akhir musim.
Kondisi internal yang memanas ini diyakini tidak lepas dari kegagalan Real Madrid bersaing dalam perebutan gelar musim ini. Tekanan besar membuat hubungan antarpemain dan staf pelatih mulai renggang.
Selain performa tim yang menurun, absennya figur pemimpin kuat di ruang ganti juga dianggap menjadi salah satu akar masalah. Meski Dani Carvajal berstatus kapten dan pemain senior, ia dinilai belum mampu mengendalikan para bintang besar seperti Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Jude Bellingham.