Guardiola Akui Man City Kehilangan Kendali Perburuan Gelar Usai Ditahan Everton 3-3


 Guardiola Akui Man City Kehilangan Kendali Perburuan Gelar Usai Ditahan Everton 3-3 Pelatih Manchester City Josep Guardiola. (Manchester City)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Hasil imbang dramatis 3-3 saat menghadapi Everton membuat Manchester City kehilangan kendali dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Manajer City, Pep Guardiola, secara terbuka mengakui bahwa hasil ini menjadi titik krusial yang mengubah situasi timnya dalam perebutan puncak klasemen.

“Sebelum laga ini, semuanya ada di tangan kami, sekarang tidak lagi. Kami akan bersiap menghadapi Brentford dan terus melaju, lalu melihat apa yang terjadi," ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (5/5/2026).

City Sempat Dominan, Everton Bangkit di Babak Kedua

City sebenarnya tampil meyakinkan di babak pertama. Mereka mengontrol permainan hingga akhirnya Jeremy Doku membuka keunggulan pada menit ke-43.

Namun, situasi berubah drastis setelah jeda.

Masuknya Thierno Barry pada menit ke-64 menjadi titik balik bagi Everton. Hanya empat menit berselang, ia langsung mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang City.

Momentum pun beralih ke tuan rumah. Lima menit kemudian, Jack O'Brien mencetak gol lewat sundulan hasil sepak pojok yang dilepaskan James Garner.

Everton bahkan sempat menjauh setelah Barry mencetak gol keduanya pada menit ke-81.

Comeback Dramatis di Menit Akhir

Dalam posisi tertinggal, City tidak menyerah. Erling Haaland memperkecil kedudukan pada menit ke-83, sebelum Doku mencetak gol penyeimbang di masa injury time (90+7).

Gol tersebut memastikan City pulang dengan satu poin, meski hasil ini tetap terasa pahit.

“Lebih baik dapat satu poin daripada tidak sama sekali. Tapi tentu lebih baik menang daripada hanya satu poin,” kata Guardiola.

Tambahan satu poin membuat City kini mengoleksi 71 poin di posisi kedua klasemen, tertinggal lima angka dari Arsenal yang berada di puncak.

Meski masih memiliki satu laga tunda, tekanan kini beralih ke City. Mereka wajib meraih kemenangan saat menghadapi Brentford pada laga berikutnya.

Jika menang, selisih poin bisa dipangkas menjadi dua angka. Namun, City juga harus berharap Arsenal terpeleset saat menghadapi West Ham United.

Hasil ini bisa menjadi momen penentu dalam perburuan gelar musim ini. City kehilangan momentum emas, sementara Arsenal kini berada di posisi yang lebih menguntungkan.

Persaingan belum selesai, tetapi satu hal jelas: kini nasib juara tidak lagi sepenuhnya berada di tangan Manchester City.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru