Loading
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mencium motor Aprilia RS-GP25. ANTARA/X/MotoGP
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Musim MotoGP 2026 makin panas. Memasuki seri Eropa di Sirkuit Jerez, perhatian tertuju pada satu nama: Marco Bezzecchi.
Pembalap Aprilia Racing itu sedang berada di puncak performa. Tiga kemenangan beruntun di awal musim membuat “The Bezz” kini membidik kemenangan keempatnya di GP Spanyol. Jika berhasil, ini akan jadi sinyal kuat bahwa ia adalah kandidat serius juara dunia musim ini.
Dominasi Bezzecchi, tapi Ancaman Datang dari Dalam Tim
Performa impresif Bezzecchi memang sulit diabaikan. Namun, ancaman justru datang dari garasi yang sama. Rekan setimnya, Jorge Martin, mulai kembali menemukan ritme terbaiknya.
Bagi Martin, balapan di Jerez bukan sekadar seri biasa. Ini adalah kesempatan emas untuk meraih kemenangan perdana di depan publik sendiri. Dengan adaptasi yang semakin matang bersama motor RS-GP, “Martinator” berpotensi menjadi penantang serius.
Marc Marquez Masih Berjuang Kembali ke Performa Terbaik
Sorotan juga mengarah ke Marc Marquez, juara dunia yang kini membela Ducati Lenovo Team.
Setelah pulih dari cedera, Marquez masih berusaha menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Ia juga masih beradaptasi dengan karakter Desmosedici GP-26 yang belum sepenuhnya “klik” dengan gaya balapnya.
Di Jerez, Marquez tentu ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis.
Jadwal MotoGP Spanyol 2026 di Jerez (WIB)
Jumat
Sabtu
Minggu
Siapa Akan Berjaya di Jerez?
Dengan performa Aprilia yang sedang menanjak, duel Bezzecchi vs Martin berpotensi jadi tontonan utama. Tapi jangan lupakan faktor pengalaman Marquez yang selalu berbahaya di sirkuit teknis seperti Jerez dikutip Antara.
Balapan ini bukan sekadar soal kecepatan—tapi juga soal momentum.