Loading
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz (kanan) bersamapetenis Italia Jannik Sinner (kiri) berfoto bersama dalam upacara penyerahan trofi Monte-Carlo Masters 2026 seusai babak final di Monte-Carlo, Monako, Minggu (12/4/2026). ATP Tour
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Persaingan panas kembali tersaji di panggung tenis dunia. Dua bintang muda, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, dipastikan memimpin daftar peserta Roland Garros 2026, turnamen Grand Slam lapangan tanah liat yang akan digelar di Paris, Prancis.
Keduanya bukan sekadar unggulan. Sinner dan Alcaraz kini menjadi wajah baru dominasi tenis dunia—dan Roland Garros bakal jadi ajang pembuktian berikutnya.
Musim lalu, keduanya menciptakan sejarah lewat final epik di Paris yang berlangsung selama 5 jam 29 menit, menjadikannya salah satu pertandingan terpanjang dan paling dramatis dalam sejarah tenis modern.
Tak hanya itu, dominasi mereka juga terlihat dari torehan gelar. Dalam beberapa musim terakhir, Sinner dan Alcaraz secara kolektif telah mengamankan sembilan gelar Grand Slam, termasuk kemenangan Alcaraz di Australian Open 2026 yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petenis muda terbaik sepanjang masa.
Kini, Sinner datang ke Paris dengan misi besar: melengkapi koleksi gelarnya. Roland Garros menjadi satu-satunya trofi Grand Slam yang belum berhasil ia menangkan.
Persaingan Tak Hanya Dua Nama
Meski sorotan tertuju pada Sinner dan Alcaraz, persaingan di Roland Garros 2026 dipastikan tetap sengit.
Nama-nama besar seperti Alexander Zverev—finalis tahun lalu—dan legenda hidup Novak Djokovic juga masuk dalam daftar peserta.
Djokovic, yang masih tampil kompetitif, datang dengan ambisi besar: memburu gelar Grand Slam ke-25, sebuah rekor yang akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah tenis.
Selain itu, seluruh pemain Top 10 ATP dipastikan ambil bagian. Beberapa nama yang patut diperhatikan antara lain:
Kehadiran mereka membuat persaingan semakin terbuka dan sulit diprediksi.
Ancaman dari Generasi Penantang
Tak hanya pemain papan atas, kejutan juga bisa datang dari nama seperti Lorenzo Musetti.
Musim lalu, Musetti mencatat sejarah sebagai petenis Italia pertama yang mampu menembus semifinal di seluruh turnamen besar lapangan tanah liat, termasuk Roland Garros. Meski sempat memberi perlawanan sengit kepada Alcaraz di semifinal, langkahnya terhenti akibat cedera.
Sementara itu, Daniil Medvedev juga tetap menjadi ancaman, meski performa terbaiknya di Roland Garros sejauh ini baru mencapai babak keempat dikutip Antara.
Pertarungan Generasi di Paris
Roland Garros 2026 bukan sekadar turnamen Grand Slam biasa. Ini adalah panggung pertarungan dua era:
Dengan rivalitas yang semakin panas dan ambisi besar dari tiap pemain, Paris siap menjadi saksi pertarungan spektakuler di lapangan tanah liat.