Loading
Hakim Ketua Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto menyoroti perbedaan penggunaan lengan seragam tiga terdakwa prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dalam sidang perdana kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap kepala cabang (kacab) bank di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Senin (6/4/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Petenis Italia Jannik Sinner berhasil menorehkan sejarah baru setelah menjuarai Monte-Carlo Masters 2026 sekaligus merebut kembali posisi puncak peringkat dunia ATP.
Dalam laga final yang berlangsung sengit, Sinner menaklukkan rival beratnya Carlos Alcaraz dengan skor 7-6(5), 6-3 pada Minggu (12/4/2026).
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama keduanya sejak final Nitto ATP Finals sebelumnya, di mana Sinner juga keluar sebagai pemenang. Kali ini, petenis berusia 24 tahun itu kembali menunjukkan performa konsisten dalam duel berdurasi dua jam 15 menit.
Kemenangan ini membuat Sinner mencatat prestasi langka di level ATP Masters 1000, sekaligus menjadi petenis kedua dalam sejarah setelah Novak Djokovic yang mampu menjuarai Miami dan Monte-Carlo secara beruntun.
Usai pertandingan, Sinner mengaku sangat puas dengan performanya, terutama di tengah kondisi lapangan yang menantang.
“Kami datang ke sini untuk memainkan sebanyak mungkin pertandingan dan mendapatkan umpan balik yang baik sebelum turnamen besar berikutnya. Hari ini level permainan kami berdua sangat tinggi,” ujar Sinner dikutip dari ATP.
Ia juga menyoroti kondisi pertandingan yang cukup sulit akibat angin kencang. Namun, ia tetap mampu menjaga fokus hingga akhir laga.
“Kondisinya berbeda dan cukup berangin. Kembali ke peringkat No.1 sangat berarti bagi saya. Saya sangat senang bisa memenangkan gelar besar di permukaan tanah liat,” tambahnya.
Pada set pertama, Sinner mengamankan kemenangan lewat tie-break setelah Alcaraz melakukan kesalahan ganda di momen krusial. Sementara di set kedua, ia bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Alcaraz sendiri memberikan apresiasi atas performa lawannya.
“Sungguh mengesankan apa yang telah ia capai. Ini sesuatu yang luar biasa, dan saya merasakan sendiri betapa sulitnya menghadapi dia hari ini. Selamat untuk Sinner dan timnya,” kata Alcaraz.
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif Sinner yang kini mengoleksi rentetan kemenangan panjang di level Masters 1000. Ia tercatat sebagai salah satu petenis paling dominan musim ini setelah sebelumnya juga tampil konsisten di berbagai turnamen besar.
Dengan hasil ini, Sinner kembali mengamankan posisi nomor satu dunia ATP, menggeser Alcaraz yang sebelumnya memimpin klasemen selama puluhan pekan.
Sinner kini semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu dominator baru tenis dunia, sejajar dengan nama-nama besar seperti Novak Djokovic dan Rafael Nadal dalam catatan sejarah Masters 1000.