Loading
Pelatih baru Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi. ANTARA/X/SpursOfficial
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pelatih baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, langsung memasang target besar di awal masa jabatannya. Tak hanya ingin bertahan lama, pelatih asal Italia itu juga bertekad menyelamatkan Spurs dari ancaman degradasi Liga Inggris musim ini.
Dalam pernyataan perdananya, De Zerbi mengaku bangga dipercaya menangani klub besar seperti Tottenham. Ia pun menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik.
“Ini sebuah kehormatan. Saya bangga menjadi pelatih Tottenham dan ingin bertahan lama di klub ini,” ujarnya.
Tantangan Berat di Awal Karier
De Zerbi datang dengan kontrak lima tahun, namun situasi yang ia hadapi jauh dari ideal. Tottenham saat ini berada di posisi ke-17 klasemen sementara Liga Inggris—hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Dengan tujuh laga tersisa, setiap pertandingan menjadi krusial bagi Spurs untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Lebih menantang lagi, De Zerbi hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat. Para pemain baru akan kembali dari agenda internasional dan langsung menjalani latihan di Hotspur Way.
Ia hanya punya waktu sekitar sepekan sebelum laga debutnya, saat Tottenham bertandang ke markas Sunderland pada 12 April mendatang.
Krisis Cedera Jadi Hambatan
Masalah lain yang harus segera diatasi adalah badai cedera yang menghantam skuad Tottenham.
Gelandang muda Pape Sarr menjadi nama terbaru yang masuk daftar cedera setelah mengalami masalah pada bahunya saat membela timnas Senegal.
Selain Sarr, sejumlah pemain penting juga masih absen, termasuk:
Kondisi ini membuat pilihan pemain menjadi teMisi Bertahan di Liga Inggris
Dengan tekanan besar dan waktu yang sempit, De Zerbi dihadapkan pada misi darurat: memastikan Tottenham tidak terdegradasi.
Namun di balik situasi sulit ini, ada harapan baru. Gaya bermain progresif dan pendekatan taktis De Zerbi diharapkan mampu membawa perubahan cepat bagi Spurs dikutip Antara.
Pertanyaannya, mampukah De Zerbi menyelamatkan Tottenham dan sekaligus membangun fondasi jangka panjang di London Utara?rbatas dan memperberat tugas De Zerbi dalam meracik strategi.