Loading
Dokumentasi Tebing T-Rex di Pantai Kelingking, Kabupaten Klungkung, Bali, menjadi salah satu lokasi pembuka musim ke-17 Red Bull Cliff Diving World Series 2026. ANTARA/HO-Red Bull
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga ekstrem kelas dunia. Kali ini, giliran Red Bull Cliff Diving World Series 2026 yang memilih Bali sebagai lokasi pembuka musim ke-17.
Kepercayaan ini bukan tanpa alasan. Indonesia dinilai siap dari sisi lokasi, keamanan, hingga dukungan lintas sektor. Bahkan, penyelenggaraan event ini melibatkan kolaborasi strategis dengan TNI Angkatan Laut (AL) untuk memastikan standar internasional tetap terjaga.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh. Mulai dari pengamanan hingga operasional teknis di lapangan.
“Dengan dukungan optimal, Indonesia menunjukkan kesiapan dan profesionalisme sebagai tuan rumah ajang olahraga dunia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Sebanyak 24 atlet terbaik dunia dijadwalkan tampil di dua lokasi ekstrem yang menjadi daya tarik utama. Seri pembuka akan digelar di Air Terjun Kroya, sebelum berlanjut ke laga puncak di Tebing T-Rex, Pantai Kelingking, salah satu ikon wisata Bali yang mendunia.
Dua lokasi ini bukan sekadar indah, tapi juga menantang. Atlet akan melompat dari ketinggian hingga 27 meter ke kolam alami dan perairan Samudera Hindia yang dikenal dengan ombak besar dan arus dinamis.
Untuk menjamin keselamatan, TNI AL akan terlibat langsung dalam tim penyelamatan bersama kru internasional. Dukungan teknis juga mencakup pembacaan arus laut, analisis cuaca, hingga kesiapan personel di titik-titik krusial.
Tak hanya soal olahraga, ajang ini juga membawa dampak lebih luas. Pemerintah daerah hingga provinsi melihat event ini sebagai momentum besar untuk memperkuat pariwisata Bali di mata dunia.
Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyebut penyelenggaraan ini sebagai kehormatan sekaligus peluang strategis.
“Bali siap menjadi tuan rumah yang baik dan memperkenalkan keindahan alam kepada masyarakat global,” ujarnya dikutip Antara.
Ia juga menegaskan bahwa Bali terus berkomitmen menjadi destinasi untuk event internasional yang berkualitas, berkelas, dan berkelanjutan.
Setelah membuka musim di Indonesia, rangkaian Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan berlanjut ke berbagai negara sebelum mencapai seri penutup di Oman pada November mendatang.