Sevilla resmi memecat Matias Almeyda sebagai pelatih kepala pada Senin (23/3/2026). Sevillafc.es
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Krisis yang melanda Sevilla akhirnya memakan korban. Klub LaLiga tersebut resmi memecat pelatih kepala, Matias Almeyda, pada Senin (23/3/2026), setelah performa tim terus merosot dan kini berada di ambang zona degradasi.Keputusan ini diumumkan langsung oleh Sevilla FC melalui pernyataan resmi di situs klub.
“Klub mengucapkan terima kasih kepada Matias Almeyda dan stafnya atas dedikasi dan profesionalisme mereka,” tulis manajemen. “Almeyda kini dibebastugaskan dari posisi pelatih kepala tim utama.”
Performa Anjlok, Sevilla Terpuruk di Klasemen
Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit bagi Sevilla dalam beberapa tahun terakhir. Hingga pekan ke-29 LaLiga, mereka terdampar di posisi ke-15 dengan 31 poin—hanya terpaut tiga angka dari zona degradasi.
Tren negatif semakin terlihat dalam delapan pertandingan terakhir. Sevilla hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara sisanya diwarnai hasil buruk yang membuat posisi mereka terus melorot.
Puncaknya terjadi saat Sevilla tumbang 0-2 dari Valencia CF di kandang sendiri. Kekalahan ini menjadi titik balik yang mempercepat keputusan pemecatan Almeyda.
Awal Menjanjikan, Akhir Mengecewakan
Didatangkan pada Juni 2025, Almeyda sebenarnya sempat memberikan harapan baru. Ia memimpin tim dalam 32 pertandingan resmi, termasuk 29 laga liga dan tiga pertandingan Copa del Rey.
Namun, performa tim mulai menurun drastis memasuki awal tahun 2026. Situasi diperburuk dengan absennya Almeyda di pinggir lapangan akibat sanksi larangan mendampingi tim selama tujuh pertandingan setelah insiden dengan ofisial pertandingan.
Sejak pertengahan Februari, Sevilla praktis kehilangan figur utama di area teknis—dan dampaknya terlihat jelas di lapangan.
Ancaman Degradasi Nyata, Waktu Semakin Sempit
Dengan sembilan pertandingan tersisa, Sevilla kini berada dalam tekanan besar. Ancaman degradasi bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan realitas yang harus segera dihindari.
Manajemen klub disebut sudah bergerak cepat untuk mencari pengganti. Meski belum diumumkan secara resmi, kandidat pelatih baru dikabarkan sudah mendekati kesepakatan.
Sebelumnya, nama José Bordalás sempat dikaitkan dengan kursi panas Sevilla. Namun, opsi tersebut tidak dilanjutkan karena dianggap tidak sesuai dengan visi tim. Direktur olahraga Antonio Cordón dikabarkan menginginkan sosok dengan karakter berbeda.
Kontras dengan Getafe, Sevilla Harus Berbenah Cepat
Menariknya, situasi Sevilla berbanding terbalik dengan Getafe CF. Klub tersebut justru tampil stabil dan kini hanya terpaut tiga poin dari zona kompetisi Eropa.
Perbandingan ini semakin menegaskan bahwa Sevilla harus segera menemukan solusi jika tidak ingin musim ini berakhir dengan mimpi buruk dikutip Antara.
Laga Penentuan Menanti
Jeda internasional menjadi kesempatan emas bagi Sevilla untuk melakukan evaluasi total. Mereka memiliki waktu sekitar dua pekan untuk bersiap sebelum menghadapi laga krusial melawan Real Oviedo.
Pertandingan tersebut bisa menjadi titik balik—atau justru memperdalam krisis.