Loading
Pemain Arsenal asal Prancis, William Saliba (kiri). (Arsenal)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Bek andalan Arsenal, William Saliba, resmi mundur dari skuad timnas Prancis untuk laga uji coba bulan ini melawan Brasil dan Kolombia di Amerika Serikat. Ia mengalami nyeri berulang pada pergelangan kaki kirinya yang membutuhkan perawatan dan waktu pemulihan.
Kabar tersebut diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) melalui laman resmi mereka. Dalam pernyataannya, FFF menjelaskan bahwa Saliba harus menjalani masa istirahat setidaknya 10 hari demi memulihkan kondisinya secara optimal.
Bermain Penuh Sebelum Dinyatakan Cedera
Sebelum dicoret dari skuad, Saliba sempat tampil penuh selama 90 menit saat Arsenal kalah dari Manchester City pada final EFL Cup di Stadion Wembley, Minggu lalu. Setelah pertandingan tersebut, keluhan di pergelangan kakinya kembali muncul hingga akhirnya diputuskan untuk fokus pemulihan.
Absennya Saliba jelas menjadi kehilangan bagi pelatih Didier Deschamps, yang sebelumnya memasukkan namanya dalam daftar 27 pemain untuk agenda uji coba bulan Maret.
Maxence Lacroix Dapat Panggilan Perdana
Sebagai pengganti, Deschamps memanggil bek Crystal Palace, Maxence Lacroix. Ini menjadi panggilan pertama Lacroix ke tim senior Prancis — sebuah momen penting dalam kariernya.
Bek berusia 24 tahun itu tampil impresif musim ini dengan mencatatkan 43 pertandingan di semua kompetisi bersama Palace di bawah asuhan Oliver Glasner. Konsistensinya membuka peluang besar untuk masuk dalam radar skuad menuju Piala Dunia 2026.
Jadwal Uji Coba di Amerika Serikat
Prancis dijadwalkan menghadapi Brasil di Foxborough, Massachusetts pada 26 Maret, lalu melawan Kolombia di Landover, Maryland pada 29 Maret. Dua laga ini menjadi bagian penting dari persiapan Les Bleus menghadapi turnamen besar mendatang.
Sebagai finalis Piala Dunia 2022, Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Norwegia, serta satu tim dari jalur playoff antarkonfederasi.
Absennya Saliba memang menjadi kabar kurang menyenangkan, tetapi di sisi lain membuka kesempatan emas bagi Lacroix untuk membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Kini, sorotan tertuju pada bagaimana Prancis beradaptasi tanpa salah satu bek utamanya dalam dua laga penting tersebut.