Loading
Striker FC Barcelona Robert Lewandowski dan dua bek Real Madrid Antonio Rudiger. (La Liga)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Bek andalan Real Madrid, Antonio Rudiger, tak menutup-nutupi antusiasmenya jelang laga panas kontra Manchester City di leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA. Pertandingan akan digelar di Stadion Etihad, Rabu (18/3) pukul 03.00 WIB.
Sorotan utama tentu mengarah pada duel pribadi Rudiger dengan striker tajam City, Erling Haaland. Keduanya sudah dua kali berhadapan musim ini, dan kini siap bentrok untuk ketiga kalinya.
“Saya tidak terlalu memikirkan statistik. Pada pertandingan fase grup, dia memenangi duel tersebut. Pemain seperti Haaland memang sulit dihadapi, dan menyenangkan bisa melawannya. Saya sangat menikmati duel fisik itu,” ujar Rudiger.
Dalam pertemuan pertama musim ini, Rudiger hanya bermain 43 menit dan Haaland sukses mencetak gol. Namun di laga kedua, bek asal Jerman tersebut tampil penuh dan mampu meredam agresivitas sang striker.
“Saya sudah sering menghadapi Haaland. Dia pemain kelas dunia, sangat kuat. Luar biasa bisa menghadapi pemain seperti dia. Selain itu, dia juga terlihat seperti pribadi yang baik,” tambahnya.
Duel keduanya selalu menghadirkan tensi tinggi, mengingat karakter permainan yang sama-sama mengandalkan kekuatan fisik dan determinasi.
Optimisme Madrid di Tengah Inkonsistensi
Meski performa Madrid musim ini sempat naik-turun, Rudiger tetap percaya diri timnya mampu menahan tekanan City di kandangnya sendiri dan mengamankan tiket perempat final.
“Saya sudah menjalani banyak pertandingan seperti ini. Saya memenangi Liga Champions bersama Real Madrid dan Anda bekerja untuk pertandingan serta momen seperti ini,” kata Rudiger.
Ia juga menilai Manchester City sebagai salah satu tim terbaik di Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami sudah sering menghadapi Manchester City. Mereka salah satu tim terbaik di Eropa. Biasanya jika Anda ingin memenangi Liga Champions, Anda harus menghadapi City,” tegasnya.
Tantangan Pribadi Rudiger
Musim ini tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Rudiger. Ia sempat bergelut dengan cedera dan baru tampil dalam 16 pertandingan di semua kompetisi. Namun laga besar seperti ini menjadi momentum penting untuk membuktikan dirinya kembali dalam kondisi terbaik.
Pertandingan di Etihad diprediksi berlangsung sengit. Jika Rudiger mampu kembali membatasi ruang gerak Haaland, peluang Madrid melaju ke delapan besar akan semakin terbuka.