Loading
Arsip - Pesepak bola Arema FC, Luiz Gustavo Tavarez Conde (kanan) menghalau bola dari pesepak bola Persija Jakarta Witan Sulaeman (kiri) dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2025). (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Malam yang seharusnya jadi panggung kebangkitan justru berubah getir bagi Persija Jakarta. Menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/26 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026), Macan Kemayoran dipaksa menyerah 0-2 lewat dua gol penyerang Singo Edan, Gabriel Silva.
Hasil ini membuat langkah Persija di papan atas sedikit tersendat. Mereka tetap berada di posisi ketiga dengan 41 poin, namun jarak dengan Persib Bandung di puncak klasemen melebar menjadi enam angka. Sebaliknya, Arema mendapatkan suntikan kepercayaan diri dan naik ke peringkat sembilan dengan koleksi 27 poin.
Sejak awal laga, kedua tim bermain terbuka. Arema lebih dulu memberi sinyal bahaya pada menit ke-18 saat Gabriel Silva melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Kiper Persija, Carlos Eduardo, masih mampu membaca arah bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Persija tak tinggal diam. Dua menit kemudian Gustavo Almeida membalas lewat sepakan keras, namun Adi Satryo tampil sigap di bawah mistar Arema. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu kembali menjadi tembok kokoh saat menepis peluang Maxwell pada menit ke-26. Hingga turun minum, skor kacamata belum berubah.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Joel Vinicius hampir membawa Arema unggul cepat pada menit ke-47, tetapi refleks Carlos Eduardo masih terlalu tangguh. Tiga menit berselang, Persija mencoba peruntungan melalui tendangan bebas Fabio Calonego, sayang bola melayang tipis di atas gawang.
Tekanan tuan rumah makin menjadi-jadi. Dony Tri Pamungkas dan Thales Lira bergantian mengancam, namun Adi Satryo kembali menunjukkan kelasnya dengan sejumlah penyelamatan krusial. Publik GBK sempat bersorak pada menit ke-77 ketika Gustavo berhasil menjebol gawang Arema, tetapi euforia itu seketika padam setelah wasit menganulir gol karena offside dikutip Antara.
Drama justru berpihak pada tim tamu. Menit ke-82, Gabriel Silva melakukan aksi individu brilian. Ia membawa bola dari lini tengah, melewati hadangan Fabio Silva dan Rizky Ridho, lalu melepaskan tembakan terukur ke sudut kanan bawah. Carlos Eduardo tak berkutik, Arema unggul 1-0.
Persija berupaya mengejar di sisa waktu, namun pertahanan Arema semakin rapat. Di masa injury time, serangan balik cepat kembali melukai tuan rumah. Lagi-lagi Gabriel Silva menjadi eksekutor dan menutup laga dengan gol keduanya. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.
Kekalahan ini menjadi alarm bagi Persija yang sedang memburu gelar, sementara Arema pulang dengan kepala tegak dari Jakarta.
Susunan Pemain
Persija: Carlos Eduardo; Fajar Faturrahman, Rizky Ridho, Thales Lira, Dony Tri Pamungkas; Aditya Warman, Emaxwell Souza, Fabio Calonego, Witan Sulaeman; Alaaeddine Ajaraie, Gustavo Almeida.
Arema FC: Adi Satryo; Ilham Rio, Hansamu Yama, Walisson Moreira, Iksan Lestaluhu; Gustavo Franca, Matheus Nascimento, Roberto Pimenta; Dalberto Luan Belo, Gabriel Silva, Joel Vinicius.