Kamis, 05 Februari 2026

Didier Deschamps Pasang Badan Bela Kylian Mbappe dari Cap Egois


 Didier Deschamps Pasang Badan Bela Kylian Mbappe dari Cap Egois Pesepak bola Real Madrid Kylian Mbappe berlutut usai klubnya kalah dari tuan rumah Benfica dalam pertandingan lanjutan Liga Champions UEFA di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (28/1/2026) waktu setempat. Benfica tundukkan Real Madrid 4-2. ANTARA FOTO/REUTERS/Pedro Nunes/wsj.

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Pelatih Tim Nasional Prancis Didier Deschamps angkat suara menanggapi kritik yang belakangan diarahkan kepada Kylian Mbappe. Deschamps menilai anggapan bahwa sang bintang bermain egois merupakan kesalahpahaman terhadap peran seorang penyerang di lapangan.

Menurut Deschamps, Mbappe justru menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ujung tombak yang dituntut berani mengambil risiko dan menjadi pembeda dalam pertandingan.

“Mbappe bukan pemain egois. Dia seorang penyerang, dan tugasnya adalah mengambil risiko, membuat perbedaan, serta menentukan hasil pertandingan,” ujar Deschamps, dikutip dari beIN Sports, Rabu (4/2/2026).

Deschamps juga menyoroti peran Mbappe sebagai kapten timnas Prancis. Ia menegaskan, pengaruh pemain berusia 27 tahun itu tidak hanya terlihat di atas lapangan, tetapi juga sangat terasa di ruang ganti.

"Sejak menjadi kapten, suaranya sangat didengar. Pengaruhnya di dalam tim jauh lebih besar daripada yang orang lihat selama pertandingan,” jelasnya.

Pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 itu menyebut label “egois” kerap muncul karena publik menilai Mbappe dengan standar yang keliru. Sebagai penyerang, fokus utama Mbappe memang berada pada momen-momen krusial, bukan pada kontribusi fisik seperti jarak tempuh atau intensitas bertahan.

Deschamps menegaskan bahwa kepemimpinan Mbappe tercermin dari kemampuannya mengambil tanggung jawab di saat-saat penting serta memberi kepercayaan diri kepada rekan setimnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyak pemain muda di skuad Les Bleus menjadikan Mbappe sebagai panutan, sesuatu yang sangat penting bagi identitas dan stabilitas tim nasional.

“Peran utama penyerang adalah terus mengancam pertahanan lawan, menciptakan perbedaan, dan mengubah jalannya pertandingan. Mentalitas yang sering disebut ego itu justru bagian dari naluri pemenang,” tegas Deschamps.

Dengan pembelaan ini, Deschamps berharap publik dapat menilai kontribusi Mbappe secara lebih utuh dan proporsional, sesuai perannya sebagai pemain kunci timnas Prancis.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru