Loading
Pelatih Sunderland Regis Le Bris. (Sunderland)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sunderland tampil meyakinkan saat menundukkan Burnley dengan skor telak 3-0 pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Kemenangan yang diraih di Stadion Light, Selasa dini hari WIB, itu membuat The Black Cats masih belum tersentuh kekalahan di kandang sendiri musim ini.
Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, menilai laga kontra Burnley menjadi momentum kebangkitan timnya setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya.
“Saat kalah dari West Ham United, kami kehilangan energi dan tidak menunjukkan identitas Sunderland. Kemenangan ini penting untuk memperlihatkan gaya bermain, intensitas, dan keberanian kami,” ujar Le Bris, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (3/2/2026).
Menurut pelatih asal Prancis tersebut, para pemainnya mampu menerapkan garis pertahanan tinggi sekaligus menciptakan peluang-peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
“Saya benar-benar puas dengan performa tim,” tambahnya.
Berdasarkan catatan Liga Inggris, Sunderland tampil agresif dengan melepaskan 14 percobaan tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Mereka juga unggul dalam duel fisik dengan memenangi 41 duel serta sembilan kali berhasil merebut bola dari kaki lawan.
Le Bris secara khusus memuji winger Chemsdine Talbi yang mencetak gol ketiga Sunderland. Ia menilai gol tersebut lahir dari kepercayaan diri pemain dan dukungan solid dari rekan setim.
“Gol seperti itu hanya bisa tercipta jika pemain percaya diri dan mendapat dukungan penuh dari tim,” kata Le Bris.
Selain Talbi, Le Bris juga menyambut positif kembalinya Habib Diarra yang baru saja memperkuat timnas Senegal di Piala Afrika 2025 dan keluar sebagai juara. Di laga ini, Diarra menyumbang satu gol serta memaksa Axel Tuanzebe mencetak gol bunuh diri.
“Kami membutuhkan penyegaran setelah beberapa pemain absen karena Piala Afrika. Mereka kembali dengan energi positif. Habib bahkan terasa seperti pemain baru bagi kami,” tutur Le Bris.
Dalam pertandingan tersebut, Sunderland membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Axel Tuanzebe pada menit ke-9. Habib Diarra menggandakan skor di menit ke-32, sebelum Chemsdine Talbi memastikan kemenangan 3-0 pada menit ke-72.
Hasil ini membuat Sunderland mencatatkan rekor istimewa sebagai tim promosi pertama sejak musim 1992/1993 yang belum terkalahkan di kandang pada musim perdananya di Liga Inggris.
Tambahan tiga poin mengantarkan Sunderland ke posisi sembilan klasemen sementara dengan koleksi 36 poin dari 24 laga, terpaut empat angka dari Chelsea yang berada di zona lima besar.
Sementara itu, Burnley masih terpuruk di zona degradasi. Mereka menempati peringkat ke-19 klasemen dengan raihan 15 poin dari 24 pertandingan.