Loading
Selebrasi Jamaldeen Jimoh setelah mencetak gol kemenangan Aston Villa dalam pertandingan Liga Europa 2025/26 atas RB Salzburg di Villa Park pada Kamis (29/1/2026). X.com/AVFCOfficial
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aston Villa meraih kemenangan dramatis 3-2 atas RB Salzburg pada matchday kedelapan fase grup Liga Europa di Villa Park, London, Jumat (30/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan Villa finis di posisi kedua klasemen dengan 21 poin sekaligus lolos langsung ke babak 16 besar, sedangkan Salzburg tersingkir dengan 6 poin dari delapan laga, menurut laman UEFA.
Manajer Villa mengaku bangga dengan perjuangan timnya. “Kami sempat tertinggal dua gol, tapi pemain menunjukkan karakter dan mental luar biasa untuk membalikkan keadaan,” ujar sang pelatih.
Sejak menit awal, Villa tampil agresif. Peluang cepat muncul pada menit kedua melalui Harvey Elliott, namun tembakannya masih bisa diantisipasi kiper Salzburg, Cican Stankovic. Salzburg menanggapi dengan sepakan jarak jauh Sota Kitano, namun kiper Villa Emiliano Martinez tampil impresif, menggagalkan peluang berbahaya Mads Bidstrup dan Soumaila Diabate.
Gol pembuka lahir pada menit ke-33, ketika Edmund Baidoo melepaskan umpan matang yang diselesaikan Karim Konate dari jarak dekat. Salzburg sempat beberapa kali mengancam menjelang babak pertama berakhir, namun Villa bertahan dengan solid.
Babak kedua dimulai dengan tekanan Salzburg, dan pada menit ke-49 Moussa Kounfolo Yeo menggandakan skor menjadi 2-0. Villa kemudian menyesuaikan strategi, bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.
Gol balasan Villa datang pada menit ke-65 melalui Morgan Rogers, memanfaatkan umpan terobosan Emiliano Buendia. Tekanan berlanjut, dan pada menit ke-76 Tyrone Mings menyamakan skor 2-2 lewat sundulan hasil umpan silang Matty Cash.
Comeback dramatis Villa tuntas pada menit ke-87. Jamaldeen Jimoh-Aloba melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti yang tidak bisa dijangkau kiper Salzburg, memastikan kemenangan 3-2 bagi The Villans.
“Kemenangan ini menunjukkan bahwa kami tidak pernah menyerah. Mental juara itulah yang membuat kami layak melangkah ke fase knockout,” tambah sang pelatih.