Selasa, 27 Januari 2026

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026


 Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 Arsip foto - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah memastikan tempat di final Kejuaraan Dunia Junior BWF (WJC) 2025 setelah melewati laga dramatis berdurasi 60 menit melawan wakil China, Li Zhi Hang di National Centre of Excellence, Guwahati, Assam, India, Sabtu (18/102025). ANTARA/HO-X/@INABadminton/pri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Indonesia dipastikan tidak lagi menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026. Keputusan ini diambil setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengembalikan hak penyelenggaraan ajang tersebut kepada Badminton World Federation (BWF).

Sebelumnya, kejuaraan bergengsi level junior itu dijadwalkan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada 12–18 Oktober 2026. Namun, setelah melalui proses evaluasi mendalam dan diskusi internal yang komprehensif, PBSI menilai Indonesia belum dapat melanjutkan persiapan sebagai tuan rumah dalam kondisi saat ini.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menyebut keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Meski demikian, langkah ini diambil demi memastikan penyelenggaraan kejuaraan tetap berjalan optimal bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Pengembalian hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 merupakan keputusan yang sulit. Namun, keputusan ini diambil setelah pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang menyeluruh, dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi semua pihak,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis PBSI, Sabtu (24/1/2026).

PBSI menegaskan bahwa Kejuaraan Dunia Junior BWF memiliki peran strategis dalam sistem pembinaan atlet muda internasional. Turnamen ini selama bertahun-tahun menjadi salah satu barometer penting dalam mengukur kualitas dan arah pembinaan bulu tangkis usia junior di tingkat global.

Meski batal menjadi tuan rumah, PBSI memastikan komitmen Indonesia terhadap pengembangan bulu tangkis dunia tidak berubah. Hubungan kerja sama dengan BWF disebut tetap terjaga dan akan terus diperkuat ke depan.

“PBSI tetap berkomitmen penuh mendukung program serta kejuaraan internasional BWF. Hubungan baik yang telah terjalin selama ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari kontribusi Indonesia bagi bulu tangkis dunia,” tambah Bambang.

Di akhir pernyataannya, PBSI juga menyampaikan permohonan maaf kepada BWF serta seluruh pemangku kepentingan atas potensi ketidaknyamanan yang muncul akibat keputusan ini, sembari berharap kerja sama internasional dapat terus berlanjut pada ajang-ajang berikutnya.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru