Loading
Dewa United Banten menyapu bersih lawannya Pacific Caesar Surabaya dengan menorehkan kemenangan 133-76 dalam laga Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di Dewa United Arena, Sabtu malam (31/5). (HO/IBL)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Dewa United Banten kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat di IBL 2026. Bermain di kandang sendiri, Dewa United Arena, mereka menundukkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 92-82 pada laga musim reguler, Jumat (23/1/2026) malam.
Hasil ini memperpanjang periode sulit Pacific. Tim asal Surabaya itu kini menelan kekalahan keempat beruntun sejak awal musim, sementara Dewa United terus menjaga momentum di papan atas klasemen.
Bintang utama laga ini adalah Joshua Ibarra. Ia tampil dominan sejak awal hingga akhir, menyumbang 30 poin dan sembilan rebound. Performa Ibarra juga menjadi kunci Dewa United menguasai area bawah ring dengan catatan 66 poin dari area paint, sebuah angka yang menunjukkan betapa sulitnya Pacific menahan gempuran tuan rumah.
Tak hanya Ibarra, kontribusi pemain lokal juga menonjol. Arki Dikania Wisnu ikut memberi warna kemenangan dengan torehan 17 poin. Arki menyebut tim masih terus membangun ritme permainan di tengah perubahan yang terjadi.
“Kami mencoba untuk menemukan ritme permainan kami. Terus membangun chemistry yang lebih baik lagi dengan pelatih baru dan pemain asing baru. Tetapi yang paling utama adalah dari sisi pemain lokal, di mana kami harus bisa membuktikan bahwa kami adalah tim juara,” ujar Arki seusai pertandingan.
Nama lain yang patut disorot adalah Donell Cooper II. Ia mencatat performa “paket lengkap” dengan 15 poin, 15 assist, enam steal, lima rebound, dan satu blok. Sementara Dio Tirta Saputra ikut menyumbang 11 poin untuk menjaga konsistensi serangan Dewa United.
Secara permainan, titik balik Dewa United terjadi di kuarter kedua. Setelah duel berjalan ketat, tuan rumah mendadak “meledak” dengan 32 poin di periode ini. Keunggulan makin lebar selepas jeda, ketika Dewa United menang 24-14 di kuarter ketiga, sekaligus menutup kuarter tersebut dalam posisi unggul 75-60.
Memasuki kuarter keempat, Pacific berusaha mengejar. Menariknya, mereka unggul dalam duel rebound dengan perbandingan 41-26, namun kelebihan itu belum cukup untuk membalikkan keadaan. Dewa United tetap mampu menjaga jarak poin hingga memastikan kemenangan kandang dikutip Antara.
Dari kubu Pacific, AJ Bramah menjadi pemain paling produktif dengan 35 poin dalam 40 menit bermain, dilengkapi delapan rebound, lima assist, dan empat steal. Anthony Peacock juga tampil solid lewat catatan double-double 17 poin dan 16 rebound, sementara Daffa Dhoifullah menambah 11 poin.
Namun Pacific kembali dihantui masalah klasik: turnover. Mereka membuat 25 turnover, dan kesalahan tersebut langsung dihukum Dewa United menjadi 24 poin.Dengan hasil ini, Pacific masih belum bisa mencicipi kemenangan dalam empat laga awal IBL 2026. Sebaliknya, Dewa United meneruskan performa stabil dengan empat kemenangan dari lima pertandingan, sekaligus mempertahankan tren positif di puncak klasemen.
Pada laga berikutnya, Dewa United dijadwalkan menjamu RANS Simba Bogor pada Minggu, sedangkan Pacific akan bertandang ke markas Satria Muda Pertamina Bandung pada pekan keempat kompetisi.