Comeback Dramatis! Jafar/Felisha Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026


 Comeback Dramatis! Jafar/Felisha Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026 Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu saat tampil di pertandingan kedua babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou Olympic Sports Expo Center, Hangzhou, Jumat (19/12/2025). (ANTARA/HO-PBSI)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pasangan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akhirnya menorehkan pencapaian penting: untuk kali pertama mereka lolos ke semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026), Jafar/Felisha sukses menyingkirkan unggulan keempat asal Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue lewat duel melelahkan selama 1 jam 10 menit. Mereka menang lewat rubber game: 13-21, 22-20, 21-16.

Kemenangan ini terasa spesial karena sebelumnya pencapaian terbaik Jafar/Felisha di Indonesia Masters hanya sampai perempat final pada edisi 2023.

Gim Pertama: Kehilangan Momentum Setelah Interval

Sejak awal pertandingan, Jafar/Felisha terlihat belum benar-benar menemukan ritme. Mereka sempat tertinggal jauh 1-5 dan baru mulai mengejar ketika jarak dipangkas menjadi 5-9.

Perlahan, permainan mereka membaik. Bahkan wakil Indonesia sempat berbalik unggul dan menutup interval gim pertama dalam posisi memimpin 11-9.

Namun selepas jeda, pasangan Prancis mendadak tampil agresif. Gicquel/Delrue mencatat delapan poin beruntun yang membuat momentum Jafar/Felisha menghilang. Dari kondisi tertekan, gim pertama pun lepas dengan skor 13-21.

“Pada gim pertama setelah interval memang lawan bermain cepat. Kami juga kalah angin, jadi kami bingung dan tidak bisa keluar dari tekanan,” ujar Jafar.

Gim Kedua: Berani Balik Menekan

Memasuki gim kedua, kesalahan sendiri kembali muncul. Jafar/Felisha sempat tertinggal, tapi respons mereka cepat. Permainan mulai rapi, komunikasi membaik, dan mereka melesat memimpin 6-2.

Pertandingan lalu berjalan ketat. Gicquel/Delrue terus menempel hingga skor imbang 9-9 dan 10-10. Namun Jafar/Felisha berhasil menjaga keunggulan tipis 11-10 saat interval.

Momen penting terjadi setelah itu. Sempat tertinggal 11-13, Jafar/Felisha langsung menyalakan “mode gas” dengan enam poin beruntun untuk unggul 17-13.

Drama meletup di ujung gim kedua. Jafar/Felisha sempat unggul 20-17, tapi tiga kesempatan gim poin gagal dikunci hingga skor kembali 20-20.

Untungnya, dua poin krusial di akhir berhasil diamankan. Gim kedua pun jadi milik Indonesia: 22-20.

“Awal gim kedua kami masih terbawa permainan lawan. Namun dengan komunikasi dan daya juang tidak mau kalah akhirnya kami bisa merebut gim kedua,” kata Felisha.

Gim Ketiga: Stabil, Tahan Tekanan, Lalu Mengunci

Gim penentuan berlangsung alot sejak awal. Kedua pasangan saling mengejar poin hingga 7-7.

Akurasi penempatan bola Felisha dan ketenangan Jafar membaca arah serangan membuat mereka unggul 9-7, lalu menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-8.

Selepas jeda, Gicquel/Delrue mencoba mengejar. Bahkan mereka sempat mendekat hingga 16-15, membuat ketegangan kembali memuncak dikutip Antara.

Namun justru pada momen itu Jafar/Felisha tampil paling matang. Mereka menemukan lagi ritme permainan dan mencetak lima poin beruntun untuk menjauh 20-15, lalu menutup laga dengan skor 21-16.

Tantangan Berikutnya di Semifinal

Di babak semifinal, Jafar/Felisha akan menghadapi pemenang dari laga antara unggulan kelima asal China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui melawan wakil Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru