Loading
Arne Slot. (Antaranews/Liverpool FC)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui dirinya dan para pemain memahami kekecewaan yang dirasakan para suporter setelah The Reds kembali gagal meraih kemenangan di Liga Inggris. Liverpool harus puas bermain imbang 1-1 melawan Burnley dalam pertandingan yang digelar di Stadion Anfield pada Sabtu (18/1/2026).
Hasil tersebut menjadi catatan kurang menggembirakan bagi Liverpool karena Burnley merupakan tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Selain itu, hasil imbang ini memperpanjang tren tanpa kemenangan Liverpool menjadi empat laga beruntun di Liga Inggris musim ini.
Slot menilai reaksi suporter di stadion merupakan bentuk frustrasi, bukan ejekan. Ia menegaskan bahwa perasaan kecewa tersebut wajar mengingat standar yang selama ini melekat pada Liverpool sebagai tim papan atas.
Pelatih asal Belanda itu juga memberikan apresiasi kepada Burnley atas disiplin dan solidnya pertahanan mereka sepanjang laga. Meski demikian, Slot menegaskan bahwa Liverpool tidak seharusnya merasa puas hanya dengan hasil imbang saat bermain di kandang sendiri.
Secara statistik, Liverpool tampil dominan dengan mencatatkan 11 tembakan tepat sasaran, sementara Burnley hanya mampu menciptakan satu peluang berbahaya. Dominasi tersebut sempat membuahkan hasil melalui gol Florian Wirtz menjelang akhir babak pertama.
Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan setelah Burnley mencetak gol penyeimbang di babak kedua melalui Marcus Edwards. Gol tersebut membuat Liverpool kembali kehilangan poin penting di kandang.
Slot menyesalkan kelengahan lini belakang yang menurutnya sebenarnya sudah bisa diantisipasi. Ia menilai terdapat tanda peringatan sebelum gol Burnley tercipta, termasuk momen ketika Liverpool hampir mencetak gol bunuh diri dari situasi serupa.
Lebih lanjut, dilansir Antara, Slot menegaskan bahwa standar Liverpool jauh lebih tinggi daripada sekadar tidak kalah. Ia mengakui hasil yang belum maksimal membuat para pemain sulit merasakan perkembangan, meski secara permainan tim menunjukkan peningkatan.
Saat ini, Liverpool tertinggal tujuh poin dari tiga besar klasemen sementara Liga Inggris. Kondisi tersebut membuat setiap hasil imbang terasa semakin mengecewakan bagi tim dan para pendukungnya, terutama di tengah tuntutan untuk terus bersaing di papan atas.