Kamis, 22 Januari 2026

Mario Barrios Siap Hadapi Ryan Garcia Demi Pertahankan Sabuk WBC Welter


 Mario Barrios Siap Hadapi Ryan Garcia Demi Pertahankan Sabuk WBC Welter Poster pertarungan tinju Dina Thorslund (kiri) melawan Lila Furtado (kanan) yang dipublikasikan dalam laman resmi World Boxing Council (WBC) yang dipantau di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Laman resmi WBC

JAKARTA ARAHKITA.COM - Juara dunia kelas welter WBC (66,6 kg), Mario Barrios, menegaskan tekadnya untuk mempertahankan gelar saat menghadapi Ryan Garcia dalam duel panas yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Februari di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Barrios memastikan dirinya siap menjawab tantangan besar tersebut dan membuktikan bahwa sabuk WBC masih menjadi miliknya.

“Ini adalah divisi saya, ini waktu saya. Saya siap menunjukkan kepada dunia mengapa gelar WBC tetap bersama saya,” ujar Mario Barrios, dikutip dari laporan The Ring,seperti yang dikutip dari Antara.

Duel Utama Ajang “The Ring: High Stakes”

Pertarungan Barrios vs Garcia sejatinya telah dirancang sejak November 2025. Namun, pengumuman terbaru memastikan laga ini akan menjadi main event dalam ajang bertajuk “The Ring: High Stakes” yang disiarkan melalui DAZN.

Barrios datang ke laga ini dengan modal pengalaman besar. Pada Juli 2025, petinju Meksiko-Amerika tersebut mencatatkan hasil imbang mayoritas melawan legenda tinju Manny Pacquiao, duel yang dinilai banyak pihak seharusnya dimenangkan Pacquiao.

Sebelumnya, Barrios juga harus puas dengan hasil imbang terbelah melawan Abel Ramos pada November 2024, meski sempat terjatuh dalam laga tersebut.

Rekam Jejak dan Persiapan Barrios

Barrios meraih status juara interim WBC pada September 2024 usai mengalahkan Fabian Maidana lewat keputusan mutlak. Gelarnya kemudian naik menjadi juara dunia penuh setelah Terence Crawford meninggalkan divisi welter.

Petinju berusia 30 tahun itu kini mencatatkan rekor 29 kemenangan (18 KO), dua kekalahan, dan dua kali seri, serta menempati peringkat ke-10 kelas welter versi The Ring. Kemenangan terbaiknya diraih saat menumbangkan Yordenis Ugas pada 2023.

Menariknya, demi menghadapi Garcia, Barrios kini dilatih oleh Joe Goossen, mantan pelatih Ryan Garcia.

Ryan Garcia Datang dengan Ambisi Besar

Di sisi lain, Ryan Garcia bertekad bangkit dan merebut gelar juara dunia. Garcia terakhir kali bertarung pada Mei 2025 dan harus menelan kekalahan KO serta keputusan mutlak dari Rolando Romero dalam debutnya di kelas welter.

Laga tersebut menjadi penampilan perdananya setelah menjalani larangan bertanding satu tahun akibat pelanggaran penggunaan zat terlarang ostarine.

Meski demikian, Garcia tetap percaya diri.

“Saya akan menjadi juara dunia pada 21 Februari,” tegas Ryan Garcia.

Petinju asal Amerika Serikat itu kini mengoleksi rekor 24 kemenangan (20 KO), dua kekalahan, dan satu no contest, dengan ambisi besar mengakhiri dominasi Barrios di kelas welter.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru