Selasa, 20 Januari 2026

Roger Federer Gugup Kembali ke Australian Open 2026 sebagai Bintang Utama


 Roger Federer Gugup Kembali ke Australian Open 2026 sebagai Bintang Utama Legenda tenis Swiss Roger Federer. (ATP Tour)

JAKARTA, ARAHKITA.COM  -  Legenda tenis Roger Federer mengaku gugup saat kembali ke Australian Open 2026 sebagai bintang utama dalam upacara pembukaan yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) malam, sebelum pertandingan babak pertama dimulai Minggu (18/1/2026).

"Saya sedikit gugup," ujar Federer, dikutip dari laman resmi Australian Open, Jumat. "Sejujurnya, saya sudah jarang melakukan konferensi pers seperti ini."

Dalam acara ini, Federer akan bergabung dengan mantan petenis nomor satu dunia seperti Pat Rafter, Andre Agassi, dan Lleyton Hewitt, menciptakan momen nostalgia bagi para penggemar tenis. Upacara ini juga menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk mengucapkan selamat tinggal resmi kepada Federer di Melbourne Park, setelah karier gemilangnya selama 24 tahun berakhir pada 2022.

"Saya senang bisa kembali ke lapangan besar seperti Rod Laver Arena. Tentu saja saya bisa tinggal di rumah, tetapi hadir di sini memberi momen spesial untuk penonton dan saya pribadi," tambah Federer, seperti yang dikutip dari Antara.

Federer mengungkapkan kegembiraannya bisa berbagi lapangan dengan Lleyton Hewitt, Pat Rafter, dan Andre Agassi, yang menurutnya memiliki pengalaman bermain dan kenangan khusus baginya. "Bermain melawan mereka, atau hanya berada di dekat mereka, membuat saya merasa lebih baik," katanya.

Selain itu, Federer membawa keluarga—anak-anak dan orang tuanya—untuk ikut menikmati perjalanan nostalgia selama sepekan di Melbourne.

Ketika ditanya tentang gelar Australian Open favoritnya dari enam kali menjuarai turnamen ini, Federer menyebut final 2017 melawan Rafael Nadal sebagai yang paling berkesan. "Rasanya seperti mimpi. Saya datang ke sini tanpa ekspektasi tinggi, bahkan senang jika bisa mencapai perempat final. Tapi akhirnya mencapai final setelah absen enam bulan karena cedera membuat momen itu begitu spesial," jelas juara Grand Slam 20 kali ini.

Federer juga berbagi pengalaman menyesuaikan diri dengan kehidupan pasca-tenis. "Dua tahun terakhir saya terasa menantang. Setelah Laver Cup, saya merasakan bagaimana rasanya tanpa pertandingan atau latihan rutin. Saya benar-benar siap pensiun, dan itu memberi rasa lega," ungkapnya.

"Saya telah mencapai lebih dari yang saya bayangkan. Setiap pencapaian terasa seperti mimpi. Bahkan jika saya hanya memenangi setengah dari apa yang sudah saya raih, saya akan bangga duduk di sini," tutup Federer.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru