Kamis, 22 Januari 2026

Putra Zlatan Ibrahimovic Gabung Ajax, Maximilian Dipinjam dari AC Milan


 Putra Zlatan Ibrahimovic Gabung Ajax, Maximilian Dipinjam dari AC Milan Maximilian Ibrahimovic resmi dipinjamkan ke Ajax Amsterdam dari AC Milan pada Rabu (14/1/2026). X.com/AFCAjax

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ajax Amsterdam kembali menghadirkan nama “Ibrahimovic” ke Amsterdam Arena—meski kali ini bukan Zlatan, melainkan sang putra.Klub raksasa Belanda itu resmi meminjam Maximilian Ibrahimovic dari AC Milan hingga akhir musim 2025/2026. Kepastian tersebut disampaikan Ajax melalui situs resmi klub pada Rabu (14/1/2026).

“Ajax telah mencapai kesepakatan dengan AC Milan terkait peminjaman Maximilian Ibrahimovic untuk periode enam bulan,” tulis Ajax dalam pernyataannya.

Menariknya, Ajax juga menyelipkan opsi pembelian permanen yang bisa diaktifkan pada bursa transfer musim panas mendatang. Artinya, bila Maximilian tampil meyakinkan selama masa peminjaman, pintu untuk bertahan di Ajax terbuka lebar.

Akan Banyak Bermain di Jong Ajax

Direktur olahraga Ajax, Marijn Beuker, menjelaskan bahwa Maximilian kemungkinan besar akan lebih sering tampil bersama Jong Ajax (U-23) dalam waktu dekat. Namun, Ajax tetap menyiapkan jalur khusus agar sang pemain bisa bertahap masuk ke tim utama.

Beuker menyebut, rencana jangka panjangnya jelas: Maximilian diproyeksikan menjadi bagian penting dari lini depan Ajax.

“Saya Ingin Jadi Diri Saya Sendiri”

Nama Ibrahimovic tentu membawa ekspektasi besar—apalagi Ajax merupakan klub yang dulu ikut membesarkan Zlatan Ibrahimovic pada periode 2001–2004. Saat itu, Zlatan mencetak 48 gol dari 110 laga, sebelum kemudian melanglang buana ke Juventus, Inter Milan, Barcelona, PSG, Manchester United, LA Galaxy, kembali ke Milan, hingga pensiun pada 2023.

Namun, Maximilian tak ingin terjebak dalam romantisme masa lalu.

Dalam wawancara bersama situs resmi Ajax, winger berusia 19 tahun itu menegaskan dirinya datang bukan untuk menjadi “Zlatan versi baru”.

“Memang keren ayah saya pernah bermain untuk Ajax. Saya senang mendapat kesempatan bermain dan berkembang di sini,” katanya.

“Tapi saya ingin menulis cerita saya sendiri. Saya adalah diri saya sendiri sebagai pemain dan saya datang ke sini untuk melakukan hal saya sendiri.”

Ia bahkan dengan tegas menolak hidup dalam bayang-bayang nama besar sang ayah.

“Ibrahimovic hanya sebuah nama. Saya hanya Maximilian.”

Maximilian juga mengakui bahwa membandingkan dirinya dengan Zlatan hanya akan membuat segalanya terasa berat.

“Kalau saya terus membandingkan diri saya dengannya, semuanya akan terasa salah dan tidak menyenangkan,” lanjutnya dikutip Antara.

Berbeda Posisi, Berbeda Postur

Maximilian juga menekankan bahwa dirinya bukan “mini Zlatan”. Dari gaya main hingga postur, ia merasa punya karakter sendiri.

“Saya bahkan tidak merasa mirip dengannya. Kami bermain di posisi yang berbeda, dan tinggi badan saya sekitar tiga atau empat inci lebih pendek. Kami sangat berbeda,” tutupnya.

Maximilian sendiri bergabung dengan akademi AC Milan sejak 2022, setelah sebelumnya menimba pengalaman di akademi Hammarby IF—klub yang punya keterkaitan emosional dengan Zlatan.

Kini, ia memulai langkah baru di Ajax: klub yang punya sejarah besar, sekaligus panggung ideal untuk membuktikan bahwa namanya bukan sekadar warisan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru