Loading
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn pada semifinal BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (10/1/2026). Jonatan kalah dengan skor 16-21, 16-21. ANTARA/HO-PBSI
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Dua wakil non-pelatnas Indonesia, Jonatan Christie dan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, siap bertarung di ajang BWF World Tour Super 750 India Open 2026. Turnamen berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, mulai 13 hingga 18 Januari 2026.
Jonatan, yang menjadi unggulan ketiga, akan memulai perjalanannya pada babak 32 besar melawan Jia Heng Jason Teh dari Singapura. Catatan pertemuan sebelumnya cukup meyakinkan, di mana Jojo—sapaan akrab Jonatan—menang dalam tiga pertemuan resmi terakhir, termasuk di China Open 2025 dengan skor 21-17, 21-12.
“Pencapaian saya hingga semifinal Malaysia Open pekan lalu memberi motivasi besar. Semoga ke depan saya bisa bermain lebih baik lagi dan pekerjaan rumah yang ada bisa cepat teratasi,” ujar Jonatan Christie dalam keterangan resmi PP PBSI, seperti yang dikutip dari Antara.
Sementara itu, Sabar/Reza, unggulan ketujuh, menghadapi pasangan Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, pada laga pembuka. Duet ganda putra ini menargetkan konsistensi performa setelah tampil kompetitif di awal musim 2026.
Selain wakil non-pelatnas, PBSI menurunkan dua atlet lain: tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putri Amallia Cahaya Patiwi/Lanny Tria Mayasari. Putri KW akan berhadapan dengan Michelle Li dari Kanada, sedangkan Tiwi/Tria menghadapi wakil Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh di babak pertama.
India Open 2026 menjadi lanjutan turnamen BWF World Tour 2026 setelah Malaysia Open 2026. Turnamen ini juga menjadi persiapan penting menuju Super 500 Indonesia Masters 2026 yang digelar sepekan kemudian.
“India Open jadi kesempatan bagus untuk menguji strategi dan mental menghadapi kompetisi level tinggi. Kami berharap semua wakil Indonesia bisa menunjukkan performa terbaiknya,” tambah pernyataan resmi PBSI.