Persib vs Persija Minggu Ini: Derbi Panas Penentu Puncak Klasemen BRI Super League


 Persib vs Persija Minggu Ini: Derbi Panas Penentu Puncak Klasemen BRI Super League Arsip - Pesepak bola Persija Jakarta Marco Simic (kiri) menendang bola yang coba di blok pesepak bola Persib Bandung Adam Alis (kanan) dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2025) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Spt

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Aroma derbi kembali membakar akhir pekan pecinta sepak bola nasional. Persib Bandung dan Persija Jakarta akan bentrok dalam laga sarat gengsi yang juga krusial di papan atas BRI Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).

Pertandingan ini bukan sekadar duel dua nama besar, melainkan pertarungan yang bisa menggeser peta persaingan gelar. Dua tim rival tersebut tengah menempel ketat di klasemen sementara, dan kemenangan di Bandung berpeluang langsung mengantar pemenangnya naik ke singgasana.

Sama-sama 35 Poin, Selisih Gol Jadi Pembeda

Saat ini, Persib dan Persija mengoleksi poin yang sama: 35 angka. Persib berada di posisi ketiga, sedangkan Persija menempati peringkat kedua karena unggul selisih gol empat gol.

Di atas mereka, Borneo FC masih memimpin dengan 37 poin, namun celah terbuka lebar usai Borneo FC tumbang 0-2 dari Persita Tangerang pada laga Jumat (9/1). Itu berarti, siapa pun yang menang di GBLA akan punya peluang emas menguasai puncak dengan potensi raihan 38 poin.

Adu Tajam Lini Depan

Selain berebut posisi, duel ini juga mempertemukan dua karakter tim yang menarik. Persija dikenal agresif dan produktif. Sejauh ini, Macan Kemayoran sudah mengoleksi 32 gol, menjadikannya salah satu tim tertajam di liga. Mereka hanya kalah dari Malut United yang sudah mencetak 33 gol.

Persib juga tak bisa dipandang remeh. Walau produktivitas gol mereka berada di angka 26 gol, Maung Bandung tetap masuk jajaran penyerang papan atas dan dikenal efektif, terutama ketika tampil di kandang.

Persib Lebih Solid di Belakang

Jika Persija unggul urusan gol, maka Persib punya nilai plus dari sisi pertahanan. Persib tercatat baru kebobolan 11 gol, lebih rapat dibanding Persija yang sudah kemasukan 13 gol.

Derbi seperti ini sering kali ditentukan oleh hal kecil. Ketika tensi tinggi dan duel keras tak bisa dihindari, lini belakang yang stabil bisa menjadi pembeda paling menentukan.

Modal Kepercayaan Diri: Persib Kuat di Kandang

Persib memasuki laga ini dengan kepercayaan diri yang relatif terjaga. Mereka sempat membangun momentum lewat beberapa hasil positif yang menjaga posisi tetap di jalur perebutan gelar.

Meski pada laga terakhir Persib hanya bermain imbang 1-1 di kandang Persik, atmosfer GBLA tetap menjadi modal besar. Bermain di hadapan Bobotoh, Persib kerap tampil dengan intensitas berbeda—lebih percaya diri, lebih agresif, dan lebih bertenaga.

Persija Stabil, Tapi Tandang Selalu Punya Tantangan

Di sisi lain, Persija juga menunjukkan performa yang konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah kemenangan dengan margin meyakinkan mencerminkan efektifnya skema permainan mereka, terutama ketika lawan bermain terbuka.

Namun tantangan terbesar Persija tetap soal laga tandang. Terlebih, pertandingan di Bandung kali ini hanya diisi pendukung tuan rumah sehingga Persija harus bermain di bawah tekanan besar tanpa dukungan langsung The Jakmania di stadion.

Rekor Pertemuan: Persib Sedikit Unggul, Tapi Derbi Sulit Diprediksi

Riwayat pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir memperlihatkan duel yang cenderung imbang. Dalam enam pertemuan terakhir, Persib tercatat lebih unggul dengan tiga kemenangan, dua kali imbang, dan Persija menang sekali.

Namun derbi tidak pernah bisa dinilai hanya dari statistik. Dalam laga emosional seperti ini, momentum, keputusan kecil, dan ketenangan dalam tekanan sering lebih menentukan daripada dominasi permainan.

Pemain Absen: Persib Kehilangan Jung, Persija Tanpa Calonego dan Matsumura

Menjelang laga, Persib dipastikan kehilangan Andrew Jung. Namun di luar itu, kabar baik datang karena beberapa nama yang sempat absen seperti Marc Klok dan Eliano Reijnders diprediksi bisa kembali merumput.

Sementara Persija harus menghadapi situasi lebih rumit. Gelandang Fabio Calonego absen karena kartu merah pada laga kontra Semen Padang. Persija juga tidak bisa memainkan Ryo Matsumura, yang dipastikan absen karena masalah disiplin.

Ada peluang kabar baik bagi Persija: Gustavo Almeida disebut berpeluang kembali dimainkan. Penyerang yang sebelumnya menjalani pemulihan cedera itu turut dibawa pelatih Mauricio Souza ke Bandung.

Panas di Lapangan, Ujian Disiplin Termasuk VAR

Meski tribun hanya dipadati pendukung Persib, tensi pertandingan dipastikan tetap tinggi. Persib vs Persija selalu menjadi laga yang menguji mental. Bukan cuma soal teknik, tetapi juga soal emosi, kesabaran, dan disiplin dikutip Antara.

Termasuk bagaimana kedua tim mengontrol diri dalam momen-momen genting—tekel keras, adu argumen, hingga keputusan wasit yang kini juga akan dipantau lewat VAR.Dalam pertandingan sebesar ini, ketenangan sering menjadi kunci. Tim yang mampu menjaga fokus tanpa terpancing atmosfer, biasanya punya peluang lebih besar untuk menang.

Lebih dari Sekadar 90 Menit

Bagi Persib, kemenangan akan menjadi sinyal tegas bahwa mereka siap naik level dan memimpin persaingan gelar hingga akhir musim. Sedangkan bagi Persija, membawa pulang hasil positif dari Bandung akan memperkuat status mereka sebagai kandidat serius juara dan menjawab tantangan laga besar tandang.

Pada akhirnya, derbi Persib vs Persija selalu lebih dari pertandingan biasa. Ini adalah tabrakan dua identitas, dua sejarah, dan dua ambisi besar—yang semuanya dipertaruhkan dalam 90 menit.

Minggu sore di GBLA akan menjadi panggung ujian. Siapa yang paling siap, paling tenang, dan paling tajam—dialah yang berhak melangkah ke puncak.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru