Foto arsip - Pemain Manchester United Bruno Fernandes menutupi wajahnya seusai timnya kalah melawan Galatasaray pada pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Rabu (4/10/2023). Setan Merah gagal meraih kemenangan dari Galatasaray dengan skor 2-3. ANTARA FOTO/Reuters/Jason Cairnduff/nym.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United meninggalkan respons emosional dari para pemain. Sejumlah nama senior, termasuk Bruno Fernandes dan Harry Maguire, menyampaikan ucapan terima kasih dan perpisahan kepada pelatih asal Portugal tersebut melalui media sosial.
Harry Maguire menjadi salah satu pemain yang paling awal bereaksi. Melalui unggahan Instagram Story, bek tengah timnas Inggris itu mengungkapkan apresiasinya kepada Amorim.
“Terima kasih untuk segalanya, bos. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan Anda,” tulis Maguire, seperti yang dikutip dari Antara.
Tak lama berselang, kapten Manchester United Bruno Fernandes turut menyampaikan pesan singkat untuk kompatriotnya tersebut.
“Terima kasih, Mister! Semoga Anda dan staf pelatih selalu sukses,” tulis Fernandes.
Manchester United secara resmi memutuskan kerja sama dengan Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026), menyusul rangkaian hasil kurang memuaskan yang terus berlanjut. Hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada Minggu (4/1/2026) menjadi titik balik keputusan manajemen.
Situasi semakin memanas setelah Amorim melontarkan kritik terbuka terhadap pihak klub dalam konferensi pers usai pertandingan, yang disebut mempercepat proses pemecatannya.
Padahal, saat pertama ditunjuk pada November 2024, Amorim membawa optimisme besar di Old Trafford. Ia sempat memberikan harapan dengan mengantar Setan Merah ke final Liga Europa musim lalu, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 0-1.
Sayangnya, performa Manchester United di Liga Inggris justru merosot. Di bawah arahan Amorim, United mencatatkan sejumlah rekor negatif, termasuk rasio kemenangan terendah sebesar 32 persen, rata-rata kebobolan 1,5 gol per laga, serta persentase clean sheet hanya 15 persen, terburuk dibanding pelatih MU sebelumnya.
Untuk sementara waktu, manajemen klub menunjuk mantan gelandang United Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Fletcher dijadwalkan memimpin tim saat bertandang ke markas Burnley pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis pekan ini.