Loading
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Indonesia dan Malaysia tampil sebagai kekuatan utama di sektor ganda putra pada awal musim 2026. Berdasarkan pembaruan peringkat dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Kamis (1/1/2026), kedua negara menempatkan jumlah wakil terbanyak di jajaran 20 besar dunia.
Indonesia tercatat memiliki empat pasangan di daftar elite tersebut. Namun, satu pasangan yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sudah tidak lagi aktif bersama setelah adanya penyesuaian komposisi ganda di Pelatnas. Dengan demikian, Merah Putih saat ini efektif mengandalkan tiga pasangan aktif di papan atas.
Tiga pasangan tersebut adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Meski tak lagi turun sebagai duet, nama Fajar/Rian masih tercantum di peringkat dunia karena akumulasi poin sebelumnya.
“Peringkat ini menunjukkan konsistensi Indonesia di sektor ganda putra. Meski ada rotasi pasangan, kami tetap kompetitif di level tertinggi,” ujar perwakilan PBSI saat menanggapi rilis peringkat BWF, Kamis (1/1/2026).
Sementara itu, Malaysia juga menempatkan empat pasangan aktif di 20 besar dunia. Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee menjadi tumpuan utama Negeri Jiran, disusul Goh Sze Fei/Nur Izzuddin serta Junaidi Arif/Roy King Yap.
Di bawah Indonesia dan Malaysia, Taiwan menyusul dengan tiga pasangan, yakni Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen. China menempatkan dua pasangan melalui Liang Wei Keng/Wang Chang dan Chen Bo Yang/Liu Yi, sementara Korea Selatan, Denmark, dan India masing-masing menyumbang satu wakil.
“Sebaran wakil yang merata menandakan persaingan ganda putra dunia semakin terbuka. Tidak ada dominasi tunggal,” tulis BWF dalam keterangan peringkat terbarunya seperti dikutip dari Antara.
Komposisi ini memperlihatkan peta kekuatan ganda putra dunia yang relatif seimbang. Indonesia dan Malaysia unggul dari sisi kuantitas, namun perebutan posisi puncak diprediksi akan berlangsung ketat sepanjang musim 2026.