Loading
Carlos Alcaraz Lolos dari Tekanan Damir Dzumhur di Cincinnati Open 2025. (Outlook India)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Carlos Alcaraz harus bekerja keras untuk mengalahkan petenis nomor 56 dunia Damir Dzumhur di babak pertama Cincinnati Open 2025.
Alcaraz akhirnya bisa lolos dari tekanan Dzumhur, dan memenangi pertandingan dengan skor 6-1, 2-6, 6-3 dalam pertandingan pembuka di Ohio, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB.
Laga tersebut bukan kemenangan mudah bagi unggulan kedua dunia itu. Alcaraz mengawali pertandingan dengan dominan, menyapu set pertama hanya dalam waktu 28 menit. Namun, alih-alih menjaga momentum, ia kehilangan ritme dan intensitas di set kedua. Dzumhur, memanfaatkan momen itu untuk bangkit dan menyamakan kedudukan dengan permainan agresif dan reli panjang yang membuat Alcaraz kesulitan.
"Pertandingannya seperti rollercoaster," kata Alcaraz ujar pertandingan, seperti disiarkan ATP.
"Banyak perasaan baik, perasaan buruk, kembali ke perasaan baik. Yang bisa saya katakan adalah saya senang bisa menang di akhir dan memiliki kesempatan lain untuk menjadi lebih baik."
"Saya akan mencoba besok untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri saya karena hari ini agak sulit. Damir bermain tenis dengan sangat cerdas, yang membuat saya harus fokus dan siap untuk itu," ujar unggulan kedua itu dilansir Antara.
"Saya akan beristirahat besok, untuk mengembalikan kepercayaan diri saya dan semoga bisa lebih baik di babak berikutnya," ujarnya dilansir Antara.
Di awal laga, Alcaraz tampak siap untuk menyamai rivalnya Jannik Sinner yang menyelesaikan laga pembuka ajang ATP Masters 1000 itu hanya dengan 59 menit.
Alcaraz dengan cepat menyelesaikan set pertama hanya dalam 28 menit. Namun, dia kehilangan arah di set kedua.
Dengan kesalahan-kesalahan yang terus terjadi dan intensitasnya yang menurun, petenis nomor dua dunia itu membuka peluang bagi Dzumhur, yang mulai menyerang dan mengendalikan reli untuk menyamakan kedudukan.
Alcaraz secara krusial bangkit kembali di set penentuan, menemukan kekuatan dan presisi yang cukup untuk menyeimbangkan permainan dan menutup pertandingan setelah satu jam 41 menit.
Sebagai petenis peringkat dua dunia selama 52 pekan, Alcaraz telah meraih lima gelar juara tur pada 2025, termasuk gelar Masters 1000 di Monte Carlo dan Roma.
Hasil terbaik petenis berusia 22 tahun itu di Ohio terjadi pada tahun 2023, ketika ia kalah dalam final tiga set yang menegangkan melawan Novak Djokovic. Alcaraz selanjutnya akan bertemu Hamad Medjedovic yang mengalahkan Tallon Griekspoor.