Loading
Tim SAR Gabungan yang melaksanakan pencarian pada pagi hari ini diantaranya terdiri dari Tim Rescue Basarnas Maumere, Polsek Maurole Ende, Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, BKSDA Kabupaten Sikka, Keluarga dan masyarakat setempat. (Foto: Dok. Basarnas Maumere)
MAUMERE, ARAHKITA.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere menerima laporan dari keluarga korban bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia satu orang warga bernama Yosten, Laki-laki usia 31 Tahun beralamat di Desa Kota Baru diterkam buaya saat memancing di muara sungai Bele Desa Kota Baru Kecamatan Kotabaru Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
"Setelah kami menerima informasi adanya peristiwa tersebut, kami langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan dari Kantor Basarnas Maumere menuju lokasi kejadian dengan jarak 18 Kilometer, sekitar Pukul 06.00 Wita Tim SAR Gabungan telah berada di berada di lokasi dan segera melaksanakan operasi pencarian dengan mengerahkan alut rubber boat Basarnas Maumere serta perlatan SAR Air." Ungkap Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator)
Tim SAR Gabungan yang melaksanakan pencarian pada pagi hari ini diantaranya terdiri dari Tim Rescue Basarnas Maumere, Polsek Maurole Ende, Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, BKSDA Kabupaten Sikka, Keluarga dan masyarakat setempat.
Adapun kronologi kejadian bermula sekitar Pukul 21.00 Wita (4/5/2024) Korban bersama dua orang temannya sedang memancing ikan di aliran sungai Bele, posisi korban saat kejadian berada tepat di muara sungai sedangkan ke dua temannya berada jauh dari muara, saat kedua teman korban memancing, mereka mendengar suara teriakan korban dari arah muara, mereka bergegas mendekati muara dan terlihat buaya telah menerkam korban dan membawa korban ke dasar air muara sungai bele, melihat kejadian tersebut teman korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kelaurga korban dan melaporkan ke Basarnas Maumere untuk melakukan upaya pencarian.
Selanjutnya Kepala Desa Kota Baru Jefri Dosi kepada media ini media ini melalui aplikasi WhatsApp pada Sabtu (4/5/2024) beliau membenarkan bahwa seorang Warganya bernama Franto diterkam buaya besar saat mancing di pinggir muara Pantai Bele.