Jember Carnival Meriahkan Paviliun Indonesia di Moskow


  • Minggu, 16 September 2018 | 19:31
  • | News
 Jember Carnival  Meriahkan Paviliun Indonesia di Moskow Model dengan kostum Jember Carnival pikat pengunjung pameran di Moskow. (Foto: Dok. KBRI Moskow)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sosok garuda emas dan tokoh wayang yang dikemas dalam balutan kostum Jember Carnival, memikat para pengunjung Paviliun Indonesia dalam the 24th International Trade Fair for Travel & Tourism 2018 yang berlangsung di Moskow.

Tidak sedikit dari para tamu tersebut yang mengabadikan sosok garuda emas dan tokoh wayang itu, dengan mengambil foto dan video, termasuk melalui telepon genggamnya. Mereka bahkan rela antri untuk bisa berfoto atau swafoto bersama modelnya.

Indonesia tampil dengan paviliun seluas 80 meter persegi berkonsep open space, dilengkapi dengan miniatur perahu Pinisi dan gapura Bali. Tampil pula seorang barista yang menyajikan berbagai cita rasa kopi dari beberapa daerah Indonesia. Kopi Indonesia yang sangat dikenal di Rusia banyak menarik minat dan langsung diserbu para pengunjung pameran.

Sebanyak 15 pelaku industri pariwisata Indonesia ikut serta pada pameran berlangsung 11-13 September 2018 ini. Mereka adalah Pegasus Indonesia Travel, the Westin Resort Nusa Dua Bali, the Ritz Carlton Bali, Hilton Bali Resort, Melia Bali, Mac Asia Group, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Tiare Cruise, Maya Resort, Grand Hyatt Bali, Intercontinental Bali Resort, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Ayodya Resort Bali dan Pacto Ltd. Indonesia.

Pameran yang dikenal dengan Otdykh Leisure ini, merupakan pameran pariwisata internasional terbesar di Eropa Timur dan diikuti oleh 861 peserta dari 85 negara. Pameran diselenggarakan setiap awal musim gugur untuk menggaet wisatawan Rusia yang akan mengisi liburan musim dingin antara November hingga Maret.

Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus, M. Wahid Supriyadi, menuturkan tren peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dalam tiga tahun terakhir menjadi perhatian dan sambutan positif dari Kementerian Pariwisata dan pelaku industri pariwisata Tanah Air.

Terlebih lagi saat ini pemerintah Indonesia tengah gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru, the New Bali untuk lebih mengoptimalkan potensi pariwisata Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. Hingga saat ini Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Rusia ke Indonesia.

“Bali adalah Indonesia. Tapi Indonesia bukan hanya Bali. Tahun ini Indonesia menempatkan tiga pulau di peringkat teratas dalam kategori the 15 Best Islands in the World versi Travel & Leisure. Yaitu Lombok di peringkat 3, Bali di peringkat 2, dan Jawa di posisi teratas,” ungka Wahid pada industrial gathering yang dihadiri touroperator dan travel agent Rusia, di sela-sela Otdykh Leisure seperti dikutip dari rilis yang dikirim KBRI Moskow.

Wahid juga mengajak mereka untuk mengeksplore lebih banyak lagi destinasi wisata di Indonesia, melalui Bali sebagai gerbang utama.

Rencana penerbangan langsung maskapai penerbangan Rusia Aeroflot-Rossiya dari Moskow ke Denpasar, yang akan dimulai pada 28 Oktober 2018 hingga 30 Maret 2019, kata Wahid, mendapat sambutan antusias dari para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia.

Frekuensi penerbangan sebanyak tiga kali seminggu, dan harga yang bersaing dapat semakin meningkatkan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia. Di samping itu, adanya penerbangan ini bisa dipastikan akan turut mendorong perkembangan sektor-sektor bisnis lain, seperti potensi ekspor buah tropis Indonesia dan produk unggulan lainnya ke pasar Rusia.

Samsriyono Nugroho, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Teknologi Informasi, mengatakan promosi melalui ajang pariwisata Otdykh Leisure ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan awareness publik Rusia tentang Indonesia, sebagai destinasi wisata yang perlu dikunjungi.

Menurut Samsriyono, tidak kalah penting juga adalah promosi Indonesia yang dilakukan secara digital melalui media sosial, maupun media elektronik dan online yang populer di Rusia.

“Hal ini sangat efektif untuk menyasar generasi milenial yang saat ini banyak melakukan traveling ke luar negeri secara independen,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV Kementerian Pariwisata, Agustini Rahayu, mengatakan pada kenyataannya destinasi Indonesia masih sangat diminati oleh masyarakat Rusia. Itu terbukti dengan data dari ATOR (Asosiasi Travel Agents besar di Rusia), bahwa ada 191 travel operators/agents yang menjual paket Indonesia. (Yoely Saleh)

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru